oleh

Jalan Koba – Lubukbesar Direhabilitasi, Pemukiman Padat Penduduk Desa Wisata Perlang Belum Tersentuh

Lubuk Besar – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H, warga Perlang minta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung prioritaskan kebutuhan jalan maupun siring di tengah pemukiman penduduk.

Salah satu warga perlang Peng mengungkapkan karena melihat siring di pemukiman Desa Perlang roboh hingga menggerus badan jalan. Akibatnya, pengguna jalan rayapun terancam mengalami Kecelakaan Lalulintas.

“Akibat gerusan siring roboh, kondisi jalan sempit,” kata Peng, Senin (17/04/2023).

Selain sempit, aspal milik Dinas PU Provinsi Babel di pemukiman warga Perlang berlubang. Seharusnya, pemukiman warga ini menjadi prioritas.

“Apalagi perayaan Hari Raya Idul Fitri, tentu aktifitas warga menggunakan jalan raya menjadi padat,” ungkapnya.

Peng berharap Dinas PU Provinsi Babel dalam membangun agar melibatkan masyarakat setempat, sehingga tahu titik prioritas dan tidaknya.

“Jangan jalan sepi mulus, di pemukiman berlubang dan sempit akibat gerusan air dengan kedalaman lubang mencapai 1 meter,” harapnya.

Peng juga menyebut bahwa Desa Perlang ini merupakan Desa Wisata, jangan terlihat kumuh akibat siring yang roboh tergerus air hingga terlihat kumuh.

“Kalau di biar terus tergerus, ditengah pemukiman Desa Wisata kami ini terlihat kumuh,” pungkasnya.

Hal demikian dibenarkan Kades Perlang, Yani Basaroni. Iapun telah menyampaikan ke Dinas PU Provinsi Babel.
“Sudah kami sampaikan ke dinas PU Provinsi Babel secara lisan dan tertulis,” ungkapnya.

Sebelumnya, anggota komisi 3 DPRD Provinsi Babel telah melakukan reses di Desa Perlang, dari total kegiatan pembangunan jalan sepanjang 2,5 KM. Katanya, Desa Perlang bakal dapat rehabilitasi jalan sepanjang 1,5 KM. Namun, saat reses, tidak ada Dinas PU Provinsi Babel yang mendampinginya.

“Saat ini titik yang mana saja di rehabilitasi dan di bangun siring tahun 2023 jalan rata Desa Perlang milik Pemrintah Provinsi Babel, kami tidak tahu dimana saja sebab pengawas ataupun kontraktor tidak pernah berkomunikasi dengan kami. Dengan demikian, prioritas jalan yang di rehabpun kami tidak tahu apakah masuk atau tidak dalam pengerjaannya,” pungkas Kades Perlang.

Baca Juga  Penemuan Mayat Pria Di Kelurahan Matras

Pantauan awak media, kegiatan kegiatan Pemeliharaan berkala jalan koba – Lubuk Besar tertanggal 9 maret 2023 sepanjang 2,8 KM dilakukan CV Citra Jaya Mandiri dengan nilai kontrak Rp.9,6 Milyar.

Kegiatan sementara dilakukan pengaspalan di titik jalan sepi dari Koba – Lubuk Besar. Terpantau, pemukiman padat penduduk seperti Desa Perlang belum tersentu pembangunan siring ataupun rehabilitasi oleh Dinas PU Provinsi Babel,” tutupnya (RedG/**)

Komentar

Tinggalkan Komentar