Opini Mahasiswa 

Oleh : Agam Kurniawan

Pemalang – Pemalang yang terkenal dengan sebutan “Pemalang Pusere Jawa” merupakan kabupaten yang dilintasi jalan Nasional dan jalan Provinsi, karena letaknya sebagai penghubung dari provinsi ke provinsi lain dan juga jalan penghubung kabupaten.

Ditengah gencarnya pembangunan infrastruktur yang sedang dilakukan oleh pemerintah ada sisi lain yang tentu dirugikan terutama di Kabupaten Pemalang sendiri.

Kondisinya sangat memprihatinkan, jalan banyak lobang, tergenang air, banyak lumpur, terjal, dan berbatu serta masih banyak lagi keluhan masyarakat lainya.

Di jalan pantura misalnya yang notabennya adalah jalan nasional, dari Awal masuk Kabupaten Pemalang hingga ujung terlihat banyak lobang-lobang yang membahayakan pengguna jalan, paling parah terlihat di sekitar Kecamatan Petarukan, lobang terbuka lebar dan tergenang air saat hujan, aspal terlihat seperti membelah, hal ini tentu membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Lebih memprihatinkan lagi di jalan provinsi yang berada di Kabupaten Pemalang, tepatnya jalan antara Pemalang-sampai Randudongkal. Jalan penghubung antar kabupaten ini nampak seperti sungai yang berlumpur saat hujan, ditambah lagi banyak batu yang berserakan, terutama di sekitar jalan D. I Panjaitan, hingga di sekitar Randudongkal banyak lobang-lobang yang cukup dalam.

Memang saat ini sedang musim hujan sehingga aspal tergerus oleh ganasnya rintikan hujan, curah hujan yang tinggi menyebabkan jalan-jalan rusak.

Disisi lain juga jalan rusak di akibatkan oleh proyek jalan tol Pejagan-Pemalang, truk pembawa material terlihat kelebihan muatan yang mengakibatkan jalan menjadi rusak, dan itu terlihat sekali di sekitar jalan D. I Panjaitan.

Terlepas dari itu semua masyarakat sudah merasakan penderitaan akibat jalan yang rusak, dan tidak jarang mereka yang kecelakaan. Masyarakat butuh solusi konkrit tanpa menunggu musim hujan berlalu atau proyek tol selesai.

Pemerintah harus segera mengupayakan perbaikan jalan, tentu pemerintah disini adalah mereka yang sudah diatur Menurut Peraturan Pemerintah nomor 34 tahun 2006 tentang Jalan, pembagian kewenangan jalan.

kepada para pengendara diharapkan hati-hati terutama saat turun hujan, banyak lobang yang tidak terlihat dan tergenang air dan jalanan yang cukup licin. (RedG)

Tinggalkan Komentar