oleh

Jadi Pembina Upacara, Kapolsek Kismantoro Berikan Himbauan Kamtibmas

Wonogiri- Kapolsek Kismantoro Iptu Bambang Suripto bersama sejumlah anggota menghadiri upacara hari Senin di SMKN 1 Kismantoro, Senin (9/9) pagi.

Ratusan siswa, kepala sekolah, guru dan karyawan mengikuti kegiatan tersebut.

Kepala Sekolah SMKN 1 Suhari dalam amanatnya mengatakan upacara bendera merupakan pendidikan karakter bagi para siswa.

Suhari mengucapkan selamat atas pencapaian para siswa dalam 2 ajang yakni Lomba Patroli Keamanan Sekolah (PKS) dan Lomba Keterampilan Siswa (LKS).

“Dalam lomba PKS kita meraih juara harapan 2 di tingkat Kabupaten, sementara dalam lomba LKS kita meraih juara 1 di tingkat Kabupaten atas nama siswa Andri Cahyadi kelas 11 TSM 1.Juara 1 tingkat Kabupaten merupakan tiket ke level propinsi semoga juara dan merupakan kejuaraan berjenjang yakni kabupaten, propinsi, nasional dan World Skill,” jelasnya.

Suhari menambahkan dia mengucapkan selamat atas raihan para siswa dan dia berharap adik kelas bisa mempertahankan atau bahkan meningkatkan.

Sementara Kapolsek Kismantoro Iptu Bambang Suripto mengingatkan akan pentingnya gladi kotor dan gladi bersih sebelum upacara. Dijelaskannya, koreksi dilakukan agar pelaksanaan upacara semakin bagus

Terkait pencapaian di lomba PKS, Bambang menuturkan meski berasal dari wilayah pelosok namun dalam pelaksanaan Kismantoro unggul di Distrik Purwantoro.

“Tanpa dedikasi dan disiplin tidak mungkin diraih,” katanya.

Bambang juga menyinggung soal Operasi Patuh Candi 2019 yang digelar pada 29 Agustus sampai dengan 11 September 2019.

“Sasaran adalah para pengguna jalan baik roda 2 atau 4, berdasar UU No 23 Tahun 2019 berkendara harus memakai helm, memakai helm bukan karena polisi namun karena peraturan demi keselamatan diri,” bebernya.

Bambang juga menjelaskan tentang faktor penyebab kenakalan remaja. Menurutnya hal tersebut dipengaruhi oleh pergaulan, lingkungan, keluarga dan diri sendiri.

Baca Juga  Wujudkan Rumah Impian Melalui Bakti Sosial

“Macam kenakalan remaja diantaranya membolos, mencontek, merokok, tidak memakai helm saat berkendara, knalpot brong dan suka berkelahi,” jelasnya.

Terkait keikutsertaan para siswa dalam perguruan bela diri, Bambang menghimbau agar bela diri digunakan untuk membela diri dan membela orang lain dari serangan kriminal.

Lebih lanjut Bambang berharap agar para siswa SMKN 1 Kismantoro  berminat mendaftarkan diri menjadi anggota TNI atau Polri.

“Saya melihat postur para siswa bagus, silahkan mendaftar menjadi anggota TNI atau Polri, jika membutuhkan informasi terkait pendaftaran silahkan datang ke kantor Polsek Kismantoro,” tutupnya.(RedG)

Komentar

Tinggalkan Komentar