oleh

Ini Strategi Kemenkes Kejar Target Vaksinasi Nakes Selesai Februari

Jakarta – Pemerintah menargetkan vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan (nakes) selesai pada akhir Februari mendatang. Kemudian akan dilanjutkan dengan pemberian vaksinasi untuk TNI-Polri, petugas pelayan publik dan masyarakat umum secara bersamaan.

Untuk mengejar target tersebut, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengaku telah memiliki strategi khusus. Pasalnya, jumlah populasi untuk masyarakat umum dengan usia di atas 18 tahun yang akan menerima vaksin Covid-19 nanti ada sekitar 70% atau sekitar 188 juta jiwa dari total jumlah pululasi yang ada di Indonesia saat ini, yakni mencapai 269 juta jiwa.

“Itu yang harus divaksinasi,” kata Menkes kepada media di Grha Sabha Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (28/1/2021).

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menargetkan, program vaksinasi selesai dalam waktu 12 bulan. Artinya, jumlah masyarakat yang divaksin dalam kurun waktu 365 hari itu sekitar 1 juta suntikan per harinya.

Pemberian vaksin untuk TNI-Polri, petugas pelayan publik dan masyarakat umum sendiri ditargetkan mulai pada Februari mendang. Namun, hingga saat ini pemerintah masih fokus pada tenaga kesehatan.

“Itu sebabnya kita cari berbagai cara agar sehari bisa 5 ribu di titik tertentu. Nakes kita sekitar 1,5 juta, ini yang mau diberesin sampai akhir Februari. Saya harap minggu ketiga sudah selesai,” ucap Budi Gunadi.

Agar bisa mencapai target selesai pada akhir Februari, Budi Gunadi mengatakan, pemberian vaksin untuk nakes ini targetnya harus dinaikan menjadi 100 ribu per hari.

Caranya, yakni dengan mengadakan vaksinasi missal seperti yang berlangsung di UGM. Di mana melibatkan 3.300 tenaga kesehatan yang berasal dari sejumlah Fasyankes di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca Juga  Mutasi Virus N439K Sudah Masuk Indonesia, Tak Mempan Antibodi

“Perlu inovasi baru selain dengan suntikan di RS dan Puskesmas. Dengan cara ini bisa lebih banyak lagi (nakes) yang ikut vaksinasi,” pungkasnya. (RedG/Ong)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed