Wonogiri – Belakangan ini di sejumlah kecamatan di Kabupaten Wonogiri, muncul pelatihan kerajinan bunga suyok. Para emak dan remaja putri di kota gaplek sangat antusias mengikutinya, mereka bahkan harus antri guna mendapatkan pelatihan tersebut.

Tak banyak yang tahu siapakah sosok di balik pelatihan ekonomi kreatif tersebut. Dia adalah seorang pengusaha kelahiran Desa Ronggojati, Kecamatan Batuwarno,Kabupaten Wonogiri bernama Rudi Hadi Suwito.

Berikut adalah sekelumit kisah hidup Rudi Hadi Suwito. Dia lahir pada 22 Oktober 1978, tidak lama tinggal di kota sukses, Rudi yang pada waktu itu masih berusia 4 tahun ikut kedua orangtuanya bertransmigrasi ke Pulau Sumatera tepatnya di Lampung Utara pada tahun 1982.

Rudi menghabiskan pendidikan SD, SMP dan SMA di Lampung Utara.Pada tahun 1995 dia menyelesaikan pendidikannya di SMA Perintis Lampung Utara.

Kisah perjuangan hidupnya dimulai ketika dia memutuskan untuk hijrah ke ibu kota Jakarta pada tahun 1997. Disana dia memulai perjuangan dari bawah, dia tanpa segan menjadi tukang semir sepatu dan penjual asongan.

Seiring waktu berjalan pada tahun 2002 dia memutuskan menikah dengan pujaan hatinya yang bernama Sri Sulastri, wanita asal Desa Brenggolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri.

Setahun setelah menikah, tepatnya di tahun 2003 dia menekuni usaha rental mobil.Dengan perkembangnya bisnis rental mobilnya tersebut dia membentuk perusahaan diberi nama CV Andalan transportasi Nusantara di tahun 2005.

Pada tahun itu pula, dia mendapat anugerah dengan lahirnya anak pertama yang di beri nama Lulu Salsabilla Rohmiati.

Usahanya terus berkembang, dengan majunya dunia transportasi dan dunia wisata pada waktu itu, dia akhirnya mendirikan perusahaan diberi nama PT Andalan Sarana Makmur pada 2015.

Pada tahun 2015 pula dia kembali diberi anugerah dengan lahirnya anak ke dua yang diberi nama Chika Aulianaya Melani.

Tahun 2017 bisnis transportasi yang dia geluti di sektor rental mobil dan antar jemput karyawan mulai menyusut.

Rudi langsung pindah haluan usaha di bidang kontruksi bangunan dan menekui usaha rangkai bunga papan nama dan kreatifitas bunga suyok serta jual beli hewan seperti kambing dan sapi.

Jiwa kepemimpinannya muncul ketika pada tahun 2017 mendirikan organisasi diberi Perkumpulan Gerakan Masyarakat Daerah.

Bisnisnya kembali menggeliat, pada tahun 2018 dia mendirikan 4 perusahaan di sejumlah lokasi di Indonesia.

PT Garmada Mulya indonesia berdomisili di Bintaro Raya Kota Bekasi Jawa Barat, CV Garmada Mitra Indonesia berdomisili di Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, CV Garmada Mitra Usaha dan PT Garmada Mitra Indonesia keduanya berdomisili di Kecamatan Sidoharjo,Kabupaten Wonogiri,Jawa Tengah.

Pada tahun 2019, dia kembali diberi anugerah yakni lahirnya putra ke 3 yang diberi nama Azriel Satriya Mahkota.

Rudi kini mempunyai slogan dengan sejumlah ekonomi kreatifnya yakni mencari rezeki di kampung sendiri. (RedG)

Tinggalkan Komentar