oleh

Ingat! Melanggar Prokes 4M di Babar, Kini Bisa Didenda

Bangka Barat – Siapa yang melanggar ketentuan protokol kesehatan (Prokes) di Bangka Barat, seperti tak pakai masker atau hajatan di tengah pandemi Covid-19, siap-siap saja kena sanksi hukuman. Pasalnya, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sudah mengeluarkan peraturan terkait sanksi hukum bagi pelanggar Prokes tersebut.

Peraturan tersebut diatur dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung No 188.44/01/SATPOL-PP/2021 tentang Bentuk Kerja Sosial dan Besaran Denda Administratif Dalam Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Hal itu dibenarkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Bangka Barat (Babar) Sidartha Gautama S.Stpn. Menurutnya, terkait sudah dikeluarkannya SK Gubernur Tahun 2021 tentang Sanksi Sosial dan Sanksi Denda kepada masyarakat yang tidak menerapkan disiplin Prokes. “Dalam hal ini adaptasi kebiasaan baru, di Kabupaten Bangka Barat,” kata Sidharta saat dihubungi G-news.id. Sabtu (16/01).

Kasatpol PP sebagai bagian dari Satgas Covid-19 Babar berharap,  berharap kerjasamanya kepada seluruh komponen masyarakat, sampai ke tingkat Kecamatan, Desa, Kelurahan serta RT/RW untuk menyampaikan dan mensosialisasikan terkait SK tersebut. “Agar jangan sampai ada masyarakat kami yang tidak tahu bahwa sudah ada pengaturan tentang penegakan disiplin Prokes ini untuk Adaptasi Kebiasaan Baru.” terang Sidharta.

Selain itu, Kasatpol PP Babar juga menjelaskan, tadi siang (Sabtu, 16/1/2021) pihaknya sudah melaksanakan rapat bersama dengan Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi Kepulauan Babel Mikron Antariksa, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tajudin, serta yang mewakili Kepala KKP dr Leo. Rapat tersebut menyepakati menjadwalkan waktu untuk melakukan kegiatan sosialisasi terkait SK Gubernur tersebut..

“Yang intinya adalah bahwa penegakan Prokes ini wajib untuk dilaksanakan. Terlepas itu nanti kami sudah divaksin atau belum, namun tetap Prokes harus menjadi prioritas utama karena itu pilar-pilar dari adaptasi baru. Karena itu kami berharap masyarakat bisa memahami ini.” jelas Sidharta.

Baca Juga  Pandemi Covid 19 Antara Musibah dan Anugerah bagi Warga Kampung Madyorejo RT 01 RW 07

Terakhir Kasatpol PP Babar mengajak seluruh masyarakat Babar untuk sama-sama menjalanan disiplin Prokes 4M (Memakai masker, Mencuci tangan, menjaga jarak serta menghindari kerumunan).

Sidharta menilai, menegakkan protokol 4M ini bukanlah sesuatu hal yang menyusahkan karena hanya perintah memakai masker, dan kalau sudah terbiasa tak akan menjadi suatu beban. “Awalnya memang sulit, tapi lama-lama pasti merasa janggal kalo tidak menggunakan masker dan hal inilah yang ingin kami tanamkan kepada masyarakat bukan karena paksaan dan bukan karena adanya SK Gubernur tapi kami ingin masyarakat menyadari bahwa ini untuk keselamatan semua.” pungkas Sidharta. (RedG/Prima).

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed