oleh

Habis Pertamina Terbitlah Shell di Batam

Batam – Sulitnya bahan bakar minyak (BBM) di Batam, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Batam memperkirakan bulan April 2021, perusahaan minyak Shell akan hadir di Batam. Hal ini untuk memberikan kebutuhan minyak setara premium kepada masyarakat Batam.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisperindag) Kota Batam, Gustian Riau mengatakan, hadirnya perusahaan minyak Shell ini untuk menyediakan kebutuhan masyarakat Batam. Kata dia, harga minyak tersebut setidaknya setara dengan premium (bensin).

“Harga Shell ini setara dengan BBM jenis premium atau bensin. Shell juga sudah hadir di Jakarta, Bali, Bandung dan beberapa daerah lainnya,” kata Gustian Riau, Senin (18/1/2021).

Kata dia, perusahaan minyak Shell salah satu alternatif untuk menyediakan BBM di Batam. Sebab, selama ini banyak masyarakat yang kecewa dengan pihak Pertamina karena kebutuhan BBM tidak tercukupi.

“Pertamina tidak bisa menyediakan kebutuhan BBM ke masyarakat terutama BBM subsidi, adanya Shell nantinya bisa memberikan solusi terbaik,” paparnya.

Disperindag Kota Batam, lanjut Gustian, telah memanggil pihak Pertamina untuk meminta penjelasan sulitnya BBM jenis premium saat ini. Kata dia, dari hasil rapat tersebut, pihak Pertamina bilang kalau tidak semua SPBU di Batam yang diberikan jatah minyak subsidi tersebut.

“Mungkin sudah 10 kali kami undang pihak Pertamina rapat, sekali rapat keputusan mereka tidak semua SPBU yang diberikan jatah premium. Bagi masyarakat yang ingin beli premium setidaknya harus pakai kartu Brizzi,” ujarnya.

Hasil rapat tersebut sambungnya, dari data yang ada, 40 SPBU di Batam , 3 sudah tutup, 37 SPBU lainnya itu terbagi atas 25 SPBU yang dapat jatah premium dan 13 SPBU tidak mendapatkan minyak subsidi. Namun, pihak Pertamina mengancam 25 SPBU yang akan menjual premium untuk dipaksa tidak menjualnya, alasan mereka (Pertamina) bahwa minyak subsidi akan segara dihilangkan.

Baca Juga  Pemko Batam Gelar Vaksinasi untuk 1.760 Mubalig dan Imam Masjid

“Alasan premium mau dihapuskan, tapi sampai sekarang masih ada dan tidak hilang. Tentu pemerintah kota Batam melakukan kajian bagaimana Shell bisa masuk ke Batam, sebagai pengganti minyak subsidi,” pungkas Gustian.(RedG/Bayu).

Komentar

Tinggalkan Komentar