oleh

Guru Masa Depan yang Adaptif

 

Tri Indarti, S.Pd., M. Pd

Penulis : Tri Indarti, S.Pd., M. Pd (Kandidat Doktor, Guru SDN 1 Granting) 

 

Klaten – Guru masa depan harus menjadi perancang yang cerdas dalam pembelajaran karena penalaran dan perasaan yang digunakan guru tidak bisa digantikan oleh teknologi. Guru itu dalangnya teknologi, yang membentuk siswa menjadi aktif dan menumbuhkan potensi secara optimal. Saat Covid-19, sangat penting bagi guru saat ini dan masa yang akan datang mempunyai sifat adaptif. Adaptif yakni sebuah proses mengadaptasi yang dimulai dari sebuah pola pikir. Ketika pola pikir sudah berubah dan terbentuk, maka skillset akan menyesuaikan. Guru yang profesional harus punya new mindset dan new result. Guru atau pendidik juga harus punya growth mindset yang jadikan kesalahan untuk lebih berhasil. Jadikan perubahan sebagai guru yang kreatif, supaya menghasilkan pendidikan yang berkualitas.

Sebagai pendidik harus memahami student teacher relationships, supaya guru dan murid tetap harmonis. Perkuat pembelajaran dengan komunikasi dua arah, maka murid akan nyaman. Kalau murid diberikan ruang dan peluang, maka pembelajaran akan efektif. Pendidikan jangan disalahartikan dengan pengajaran karena bisa jadi hanya transfer pengetahuan. Jadi menjadi guru di masa depan harus bisa menghubungkan pendidikan dengan kebutuhan anak-anak di masa yang akan datang,

Dunia pendidikan saat ini sudah mengalami perubahan yang besar terutama di bidang teknologi. Hal ini menuntut guru untuk bisa memahami dan terus mempelajari teknologi guna mendukung kegiatan pembelajaran yang modern. Selain itu, guru juga bisa menciptakan pembelajaran daring yang efektif.

Perubahan merupakan suatu hal yang pasti terjadi bersifat alamiah. Disadari atau tidak, segala sesuatu dalam kehidupan ini pasti akan mengalami perubahan terus-menerus seiring berjalannya waktu, karena perubahan sendiri merupakan ketetapan Tuhan yang tidak dapat dihindari. Begitu pula dalam kegiatan pembelajaran atau dunia pendidikan yang terus-menerus berubah mengikuti zaman. Seorang guru terus mengikuti perkembangan dunia pendidikan Indonesia, menyadari bahwa dunia pendidikan Indonesia sudah banyak mengalami perubahan, mulai dari perubahan kebutuhan belajar, cara mengajar, perubahan kurikulum, perubahan kebijakan dan lainnya. Contoh perubahan yang saat ini dialami yaitu perubahan pembelajaran konvensional tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh secara online, lalu ada pula perubahan kurikulum 13 menjadi kurikulum merdeka dan lainnya.

Baca Juga  Seputar Penanganan Covid 19 Di Kabupaten Pemalang

Adanya perubahan ini bisa dikatakan baik karena ini menandakan adanya upaya peningkatan kualitas pendidikan Indonesia agar mampu menjawab kebutuhan zaman. Guru adalah orang yang penting dalam pendidikan sehingga guru diharapkan bisa beradaptasi dan siap menghadapi perubahan yang terjadi. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru adaptif bisa memberikan teladan dan kesan keyakinan pada peserta didik. Menjadi guru yang adaptif berguna untuk menciptakan pembelajaran yang optimal, membantu peserta didik mencapai tujuan pembelajaran, meningkatkan prestasi akademik atau non akademik.

Menjadi guru yang adaptif merupakan suatu hal yang harus diwujudkan, karena perubahan besar ini bisa terjadi kapan saja dengan cepat dan tak bisa dihindari oleh semua negara di dunia dan lini kehidupan. Selain mengajar, guru juga harus menjadi seorang pembelajar seumur hidup. Ilmu pengetahuan ini sangat luas dan tidak terbatas. Oleh sebab itu, kita sebagai guru juga tidak boleh berhenti belajar. Hal ini ditujukan untuk melahirkan generasi cerdas.

Guru yang adaptif juga harus bisa mengklarifikasi nilai kepribadian yang dimiliki oleh peserta didik. Tujuan adanya klasifikasi nilai kepribadian ini membantu peserta didik untuk memahami arti dan tujuan pembelajaran serta evaluasi progres belajar diri sendiri. Guru yang adaptif juga harus bisa mengidentifikasi serta membangun minat dan pengalaman peserta didik. Dalam mengajar, peserta didik diberikan kesempatan untuk berdiskusi, bermain, belajar berkelompok atau lainnya. Kegiatan pembelajaran juga jadi lebih menyenangkan, misalnya dengan bercerita, bernyanyi atau bermain bersama siswa untuk menanamkan nilai pengetahuan atau karakter  Sebagai seorang pendidik, saya yakin dengan hal tersebut. Guru adalah garda terdepan untuk mendidik dan mempersiapkan generasi penerus bangsa.

Akan seperti apa bangsa kita sepuluh tahun, dua puluh tahun atau tiga puluh tahun ke depan. Bahkan, bagaimana kesiapan generasi penerus dalam melanjutkan tongkat kepemimpinan ketika bangsa kita sedang memasuki masa seratus tahun kemerdekaannya atau yang kita kenal dengan Indonesia Emas 2045. Guru tentu memiliki andil yang besar untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan bangsa pada anak didik. Menumbuhkan kepemimpinan yang kuat untuk membawa bangsa ini pada cita-cita dan tujuannya. Bahkan pengetahuan, ketrampilan dan karakter generasi penerus bangsa telah dirajut sejak dini di bangku sekolah melalui peran seorang guru.

Baca Juga  Menciptakan Kader Pemasyarakatan Anti Korupsi  

Guru, sejatinya adalah arsitek yang merancang generasi penerus untuk siap berkontribusi pada masyarakat dan bangsanya kelak. Akan seperti apa anak didik di masa depannya, guru memegang peranan penting di dalamnya. Kepiawaian guru sangat dibutuhkan. Tentu kita bisa melihat dan merasakan masa pandemi Covid-19 ini. Perubahan besar telah terjadi dalam dunia pendidikan kita. Ada perubahan yang tidak pernah kita duga atau direncanakan sebelumnya., yakni pembelajaran daring. Dengan demikian, diharapkan guru tersebut adalah guru yang mampu beradaptasi. Adaptif terhadap kebutuhan pengetahuan dan ketrampilan peserta didik di masa mendatang, serta adaptif dalam pemanfaatan teknologi pendukung pembelajaran.

Bisa disimpulkan, bahwa kemampuan adaptasi guru menjadi sesuatu yang penting di masa sekarang dan masa mendatang. Fakta tersebut telah kita lihat dan alami bersama di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang. Ujian dan tantangan pertama guru, bagaimana seorang guru mampu menyampaikan materi pembelajaran dengan baik disaat tidak boleh bertemu langsung dengan peserta didiknya.

Ini adalah salah satu gambaran masa depan pendidikan kita. Akan ada kondisi tertentu yang membuat guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam pembelajaran, sebagai bentuk adaptasi terhadap keadaan. Kalau mau pendidikan bangsa kita maju, generasi penerus bangsanya dapat memenuhi kebutuhan masa depannya. Maka, guru adaptif adalah jawabannya. (RedG)

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed