oleh

GMNI Semarang Gelar Seminar Nasional Melawan Ekstrimisme

Semarang– Dewan Pimpinan Cabang Gerakan mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kota Semarang, mengadakan Seminar Nasional dan Focus Group Discussion dengan bertema “Solusi Gerakan mahasiswa Melawan Ekstrimisme di Dalam Kampus”.

Seminar yang diselenggarakan di Gedung Widya Puraya, Kampus Undip Tembalang, Semarang Jawa Tengah, Senin (12/4/2021).

Seminar tersebut mengundang sejumlah pembicara diantaranya Rektor Undip Prof Yos Johan Utama, SH, MHum, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng Pramestuti, SS, MM, Ketua Umum HMI Cabang Semarang, Zulfikar, SPd, Ketua PC PMII Kota Semarang M Muhamtashir serta Ketua DPC GMNI Harungguan Desmond Tampubolon.

Sebagai informasi, Indonesia baru-baru ini digegerkan dengan sejumlah aksi teror dan yang memprihatinkan dalam aksi teror tersebut pelakunya adalah mayoritas berusia muda serta memiliki intelektual yang berprestasi.

Rektor Undip Semarang, Prof Yos Johan Utama mengatakan, ada beberapa langkah untuk mencegah masuknya faham radikal di lingkungan kampus.

Langkah perguruan tinggi mencegah masuknya faham radikal, sambung Prof Yos Johan, perguruan tinggi dapat mengadakan dialog rutin antara mahasiswa, organisasi kepemudaan, beserta civitas akademik.

Dia juga menambahkan, perguruan tinggi juga perlu membentuk tim antiradikalisme.

“Penerapan langkah-langkah ini akan meminimalisir faham radikal masuk kampus. Adanya tim antiradikal dari kalangan mahasiswa sendiri juga bisa menditeksi awal masuknya faham radikal ke kampus-kampus,” ungkap Prof Yos sapaan akrabnya Rektor Undip Semarang.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR-RI Agustina Wilujeng Pramestuti meminta adanya revisi pada Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 55 Tahun 2018 agar bertujuan organisasi mahasiswa juga dapat berkegiatan di dalam kampus.

Agustina menuturkan, pencegahan faham radikal membutuhkan mahasiwa dalam membantu perguruan tinggi terkait pembinaan ideologi bangsa.

Baca Juga  Dukung PPKM, Brimob Polda Jambi Kerahkan 100 Personil

Agustina juga senada dengan Rektor Undip terkait perguruan tinggi untuk membentuk tim antiradikal dalam kegiatan ekstra mahasiswa.

“Tim antiradikal dari kalangan mahasiswa ini akan membantu pemerinah untuk mengawal ideologi bangsa dari rongrongan para pelaku terorisme,” tandasnya.(RedG/Dicky Tifani Badi)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed