oleh

Gara-gara Rebutan Lahan Parkir,Teman Sendiri Ditikam

JAMBI – Berawal dari rebutan lahan parkir, Seorang juru parkir bernama Yanto (55) warga Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi tega membunuh teman sendiri.

Dirinya nekat membunuh teman sendiri karena berebut lahan parkir di wilayah Pasar, Kota Jambi.

Dalam konferensi persnya, Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Indar Wahyu Dwi Septiawan.

Motifnya, disampaikan dia, mereka berdua berebut lahan parkir. Seharusnya, saat itu lahan parkir yang menjaga itu korban. Namun, diambil alih oleh pelaku.

“Ya sehingga terjadilah keributan diantara mereka berdua,” ujarnya, Selasa (30/4/2024).

Setelah itu, dikatakan dia, mereka berdua berjanjian untuk bertemu di wilayah Koni. Setibanya di lokasi, mereka berdua kemabli ribut dan terjadi cekcok.

“Disitulah korban meninggal dunia akibat luka tusukan senjata tajam. Korban ditusuk pada bagian dada sebelah kiri sebanyak satu kali, tapi sangat dalam,” jelasnya.

Setelah berhasil melancarkan aksinya, pelaku ini langsung melarikan diri ke Sumatera Barat (Sumbar) menggunakan sepeda motor anaknya.

Akan Tetapi, Kurang dari 24 jam pelaku berhasil diamankan di wilayah Pasar Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.

“Iya, pelaku ini mau melarikan diri ke Sumbar. Tapi sebelum melarikan diri, pelaku ini menukar terlebih dahulu kendaraannya dan menggunakan sepeda motor anaknya,” ungkapnya.

Sebelumnya, pelaku pembunuhan bernama Yanto (55) warga Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi berhasil ditangkap.

Pelaku pembunuhan ini berhasil ditangkap oleh tim gabungan Resmob Ditreskrimum Polda Jambi, tim Opsnal Polresta Jambi, Polsek Pasar, dan tim Opsnal Polres Batanghari.

Panit Resmob Ditreskrimum Polda Jambi Iptu June Sianipar membenarkan adanya seorang pelaku pembunuhan itu.

“Iya, kami hanya membackup tim Polresta Jambi dan Polsek Pasar. Karena laporannya ada di Polsek Pasar,” ujarnya, Senin (29/4/2024).

Baca Juga  Ditreskrimsus Polda Jambi Ambil Tindakan Ini

Awalnya, Senin (29/4/2024) sekitar pukul 16.11 WIB pelapor dihubungi via Handphone oleh Ketua 25 bernama Armen bahwa adik pelapor yang bernama Ridwan telah meninggal dunia dan jenazahnya sudah ada di RS Bhayangkara.

Setelah itu, pelapor bersama suami pelapor langsung bergegas ke RS Bhayangkara untuk melihat kondisi jenazah korban.

Atas kejadian tersebut korban meninggal dunia dan kemudian pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pasar guna pengusutan lebih lanjut.

Setelah mendapatkan laporan itu, disampaikan dia, tim gabungan langsung melakukan penyelidikan ke lokasi pada hari yang sama.

Setelah dilakukan penyelidikan, disebutkan dia, pihak kepolisian berhasil mengetahui keberadaan pelaku.

“Kurang dari 24 jam, pelaku berhasil diamankan yang saat itu ada di Pasar Muara Tembesi. Saat ini pelaku sudah berada di Polsek Pasar,” sebutnya. (RedG/*)

Komentar

Tinggalkan Komentar