oleh

FIP UNNES Gelar The 3rd International Seminar on Education and Human Technology 2022

Semarang – Dalam rangka memeriahkan rangkaian acara Dies Natalus Universitas Negeri Semarang (UNNES) ke-57, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan The 3rd International Seminar on Education and Human Technology (ISEHT) 2022 “Transforming Education in a Post-Pandemic World: Consequences for Future Teaching and Research” pada Senin (23/5/2022).

Acara seminar ini dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UNNES, dilanjutkan doa serta sambutan dari Ketua Panita, Novi Setyasto, M.Pd. dan dekan FIP UNNES Dr. Edy Purwanto, M.Si. Dalam acara tersebut, Rektor UNNES Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum. sebagai Keynote Speaker menyampaikan kodisi pendidikan di Indonesia yang semakin membaik seiring dengan pandemic Covid-19 yang semakin mereda. Berbagai kemajuan teknologi dan inovasi di bidang pendidikan perlu terus ditingkatkan sebagai transformasi pendidikan pada post pandemic.  Acara dilanjutkan dengan penampilan tari sokrek yang dibawakan oleh mahasiswa PGSD FIP UNNES dengan koreografer Dr. Deasylina Da Ary,  S.Pd., M.Sn.

The 3rd ISEHT ini diselenggarakan secara hybrid, yaitu daring melalui zoom dan streaming YouTube FIP UNNES serta luring di ruang seminar FIP lantai 3 dengan peserta perwakilan dari berbagai lembaga, seperti: Universitas Negeri Padang, Universitas Pendidikan Indonesia, dan Universitas Negeri Manado, Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI), ADPENDSI.

Sesi panel pertama dimoderatori oleh Yuli Kurniawati, Ph.D., dengan narasumber Dr. Churchill Daniel dari University of Hongkong menyampaikan materi mengenai transdiciplinarity and education in the post-pandemic world. Narasumber kedua adalah Prof. Dr. Wahyudi Sutopo, S.T., M.Si. sebagai perwakilan IEOM Scopus Representative, UNS yang menyampaikan optimistic thinking to execute the innovative programs for transforming education in a post-pandemic world: lecturer and students as actors. Narasumber ketiga adalah Cecily Bisshop dari Darling Heights State School, Australia yang memaparkan communicative language teaching and learning.

Baca Juga  Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Gunakan Hak Pilih di TPS 10 Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat

Sesi panel kedua dimoderatori oleh Siti Nuzulia, Ph.D. dengan narasumber Petra Kristi Mulyani, S. Pd., M. Ed., Ph. D., dari FIP UNNES yang menyampaikan materi dengan judul Aligning Curriculum and Instruction with the District Needs of Educations in a Post-Pandemic World. Narasumber kedua adalah Prof. Dr. Zawawi Bin Ismail dan University of Malaya, Malaysia yang memaparkan transforming education landscape in South East Asia: a step forward in developing human capital. Acara berlangsung lancar dan sukses, pemaparan materi maupun sesi diskusi diikuti peserta secara antusias. Di antara jeda materi sesi panel, diumumkan pula pemenang lomba guru kreatif jenjang PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA sebagai Kado Dies Natalis UNNES ke-57 dari FIP UNNES. Setelah sesi panel berakhir,dilanjutkan dengan sesi paralel yang juga dilakukan secara hybrid. (*) .

Komentar

Tinggalkan Komentar