Pesona keindahan sunset Bunga Jabe Beach

Karimun Jawa- Suara deburan ombak dan hembusan angin mengawali menjadi teman Ekspresi Seni Anak Pulau, Menapak Tapak Sanggar-sanggar di Bunga Jabe Beach, Kemojan, Karimunjawa, Jepara.

Para seniman muda yang bermukim di Semarang menginisiasi ekspedisi ke Kepulauan Karimunjawa dalam rangka ulang tahun Bunga Jabe Beach yang ke-8.

Selain seniman-seniman muda yang bermukim di Semarang, hadir juga seniman-seniman muda yang bermukim di Yogyakarta memeriahkan Ekspresi Seni Anak Pulau.

Ketua Panitia Ekspresi Seni Anak Pulau, Ahmad Fauzi mengungkapkan, acara ini memiliki misi untuk sharing dari seniman-seniman muda di Kepulauan Karimunjawa, yang bertepatan di Bunga Jabe Beach.

“Acara ini sebagai tempat berbagi ilmu dan pengetahuan bagi seniman-seniman muda di Kepulauan Karimunjawa, untuk kali ini bertepatan dengan ulang tahunnya Bunga Jabe Beach, maka tempatnya di sini, ” tuturnya, Minggu (8-11-2020).

Fauzi menambahkan, selain sebagai tempat berbagi ilmu dan pengetahuan, juga sarana mengekspresikan seni anak pulau Kepulauan Karimunjawa.

“Uniknya para penampil yang juga seniman muda ini juga sebagai panitia, kemudian sanggar-sanggar yang berada di Kepulauan Karimunjawa turut serta meramaikan,” tambahnya.

Fauzi menyampaikan, seluruh rangkaian acara tidak luput dengan dari protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Sementara itu, Pengelola Bunga Jabe Beach, Bambang Zakaria atau kerap yang disapa Bang Jack mengungkapkan, selama pandemi Covid-19, wisata menepi sepi, Bunga Jabe Beach termasuk merasakan dampaknya.

“Tidak ada wisatawan selama 9 bulan ini karena kehantam pandemi Covid-19, baik mancanegara maupun domestik. Hanya hasil laut yang dapat diandalkan, “kata Bang Jack, di sela-sela obrolan dengan tim Ekspresi Seni Anak Pulau.

Dikatakan Bang Jack, namun bukan karena pandemi Covid-19, masyarakat tidak bisa bertahan hidup, mereka tetap bisa melanjutkan perekonomian dengan hasil laut.

“Acara ini dikemas sangat baik, yang menjadikan motivasi bagi kami, untuk tetap bergerak walaupun di tengah dampak pandemi Covid-19, “ungkap Bang Jack.

Bang Jack menambahkan, respon dari masyarakat sangat baik, dan menunggu kabar baik acara seperti ini di tahun kemudian.

“Dengan adanya acara ini menjadi gambaran gairah masyarakat untuk tetap menggeliatkan perekonomian menuju penghujung pandemi Covid-19, “pungkasnya.(RedG/Dicky Tifani Badi)

Tinggalkan Komentar