Sukendro dan Saeroh, dengan ketulusan hati dukung Agung-Mansur

Pemalang – Semakin hari jelang pencoblosan Pilkada Kabupaten Pemalang 9 Desember 2020 nanti, dukungan terhadap pasangan calon bupati dan wakil bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo dan Mansur Hidayat kian bertambah.

Dimasyarakat bawah yang mempunyai hak pilih, masih banyak warga masyarakat yang menentukan dukungan dan pilihannya sesuai dengan hati nuraninya, bukan sekedar uang atau pemberian yang diberikan oleh Paslon maupun tim suksesnya.

Potret ini terlihat di desa Widodaren,
Salah satunya Sukendro, warga RT 9 RW 02 dukuh Gejlig, desa Widodaren dan Saeroh RT 5 RW 1 bahwa pilihan dan dukungannya keluar dari hati untuk memilih pemimpin agar mampu memimpin Pemalang lebih baik.

“Tidak semua rakyat kecil bisa di iming iming uang untuk mencoblos calon bupati yang bukan pilihannya.Tapi bagi saya walaupun orang tidak punya namun saya tetap tidak bergeming di iming iming duit walau tanpa rupiah bisa saja” ujarnya, Senin (16/11).

Demikian juga dengan Saeroh, dia aktif membantu relawan lain untuk menempel poster maupun stiker Paslon Agung-Mansur.

“Saya dan mba Saeroh itu sudah melas sama mas Agung, sebab dulu nyalon tidak jadi, pada waktu jadi wakil sekalipun tidak diperankan maksimal mas Agung orangnya sabar dan narimo itulah yang membuat saya melas sama pak Agung. Itulah dasar saya menjatuhkan pilihan ke pak Agung.” imbuh Sukendro.

Saeroh pun menuturkan masih banyak ibu-ibu yang bersedia dan rela mem, setiap hari membantu nempel gambar pak Agung Mansur, biarpun tidak diberi uang.

“Saya tetap ikut memperjuangkan dengan senang hati,” ucap Saeroh pada saat di rumah Ayonk Relawan ‘AMAN ‘ mandiri desa Widodaren kecamatan Petarukan kabupaten Pemalang. (Gnews/Rokhim)

 

Tinggalkan Komentar