Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri berhasil meringkus 2 (dua) orang pelaku spesialis pencurian sepeda motor di Batam.

Batam – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri berhasil meringkus 2 (dua) orang pelaku spesialis pencurian sepeda motor di Batam. Polisi berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 10 sepeda motor berbagai merk dari tangan pelaku.

Wadir Reskrimum Polda Kepri AKBP Ruslan Abdul Rasyid mengatakan, bahwa dalam beberapa bulan terakhir ini banyaknya laporan polisi terkait dengan pencurian kendaraan bermotor yang hilang di perumahan. Untuk itu, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri mengumpulkan laporan polisi yang ada di Polresta Barelang serta dibernagai polsek terkait dengan pencurian kendaraan bermotor.

“Kami memerintahkan Jatanras Polda Kepri untuk melaksanakan kegiatan penyelidikan pencurian kendaraan bermotor,” kata Ruslan, Selasa (3/11/2020).

Dari hasil kegiatan penyelidikan yang dilaksanakan tim opsnal Jatanras Polda Kepri, pada hari Minggu tanggal 25 Oktober 2020 sekira pukul 01.30 WIB dilakukan penangkapan terhadap 2 orang pelaku curanmor di seputaran top 100 sagulung kota Batam berinisial TT dan HS. Penangkapan kedua pelaku ini juga turut disita barang bukti sebanyak 2 unit motor Honda CBR dan motor Satria FU yang diduga hasil dari tindak pidana curanmor.

“Dimana sesuai dengan informasi dari masyarakat bahwa akan ada terjadi transaksi jual beli motor di top 100 sagulung pada malam itu,” ujarnya.

Kata dia, dari hasil penangkapan kedua tersangka tersebut, kemudian dikembangkan lagi oleh tim opsnal Jatanras Polda Kepri dan berhasil mengamankan kembali 8 unit motor dengan berbagai merk. Kedua pelaku sambungnya, merupakan resedivis dan baru keluar dari penjara yang mana keduanya adalah spesialis curanmor.

“Adapun modus operandi kedua pelaku adalah menggunakan Kunci T, Gerinda dan Gunting untuk melancarkan aksinya. Kedua pelaku ini sudah melakukan pencurian di 5 TKP di wilayah Kota Batam dan sekitarnya,” ujarnya.

Atas perbuatanya kedua pelaku diterapkan tindak pidana pencurian dengan pemberatan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal selama 7 (tujuh) tahun dan atau pencurian pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 (lima) tahun. (RedG/Bayu)

Tinggalkan Komentar