Kota Pekalongan – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan menggelar Webinar “Rumahku Sekolahku” dalam rangka pengembangan kurikulum dan bahan ajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kantor dindik, Kamis (11/6/2020). Webinar ini diikuti oleh Kepala Lembaga PAUD se-Kota Pekalongan melalui aplikasi zoom dan youtube.

Kepala Seksi Kurikulum dan Kelembagaan PAUD Dindik Kota Pekalongan, Sherly Imanda Hidayah SPsi mengungkakan bahwa masa pandemi ini para orang tua di rumah harus mampu mengurangi kejenuhan anak karena tidak berangkat ke sekolah.

“Yang perlu ditekankan adalah komunikasi yang lancar antar guru dan orang tua anak tentang pembelajaran di rumah yang baik agar anak dapat tumbuh kembang dengan baik pula,” kata Sherly melalui siaran pers yang diterima jurnalis Gnews Id, Kamis (11-06-20) sore.

Menurut Sherly, guru PAUD tak boleh menekankan pada lembar kerja yang diberikan kepada anak tetapi stimulant kegiatan yang berpusat pada belajar dan bermain anak. “Jika anak hanya disiapkan pensil dan mengerjakan lembar kerja ini sudah merupakan penyimpangan. Anak-anak akan jemu karena pembelajaran tidak menarik. Beberapa anak juga bosan ingin berangkat sekolah, guru dan orang tua bisa bekerja sama agar anak dapat berkomunikasi dengan gurunya via whatsapp misalnya,” terang Sherly.

Penekanan kepada guru tentang pembelajaran kreatif ini sebagai perbaikan di tahun ajaran baru. “Melalui webinar ini agar para guru upgrade dan dan tidak memberatkan orang tua anak. Guru harus mulai merancang pembelajaran dan bermain di rumah yang dapat menstimulasi tumbuh kembang anak, misalnya ketika bersama orang tua di dapur, anak diajak bermain masak-masakan dan dikenalkan dengan berbagai macam jenis sayuran. Ketika di kamar mandi anak diajak membuat gelembun dan membersihkan kamar mandi. Anak-anak akan berinisiatif ketika membersihkan kamar mandi menggunakan alat apa,” katanya.

Sherly berharap usai webinar ini para Kepala Lembaga PAUD di Kota Pekalongan dapat menugaskan para guru untuk menyusun pembelajaran anak usia dini di rumah yang kreatif, kolaboratif, dan menarik. (RedG/Dicky Tifani Badi)

Tinggalkan Komentar