Wonogiri – Bertempat di Pendopo Balai Desa Pidekso Kecamatan Giriwoyo telah dilaksanakan musrenbangdes Tahun 2018 Dalam Rangka Penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Desa) Tahun 2019 Desa Pidekso Kecamatan Giriwoyo, Senin (3/9).

 

Hadir dalam acara tersebut Suripto Kasi Tapem Kecamatan Giriwoyo, beserta staf , Sertu Bejo Sariyono (Babinsa Pidekso), Sutiman (Kades Pidekso), Agus Jarwanto (Ketua BPD-Badan Permusyawaratan Desa) Pidekso, Toga, Tomas, Toda dan undangan lebin kurang 50 orang.

Kata Pengantar oleh Ketua BPD mengucapakan tiap-tiap dusun telah melaksanakan Musyawarah Dusun untuk diajukan dalam pembahasan Musrenbangdes Tahun 2018 semoga hasilnya dapat diterima.

Kades Pidekso Sutiman menyampaikan, Dana Desa tahun 2018 yang dilaksanakan antara lain Talud di Dusun Mireng RT 01/RW 07 dengan volume 97 meter dengan biaya sebesar Rp 34 Juta. Talud di Dusun RT 01/RW 07 volume 83 meter dengan biaya sebesar Rp 64 juta, Talud di Dusun Pagergunung RT 02/RW 08 volume 75 Meter dengan biaya sebesar Rp. 51 juta, talud di Dusun Ture -Pagergunung RT 02/RW 03 volume 406 meter dengan biaya sebesar Rp. 400 Juta, talud dan Drainase lapangan olahraga Dusun Sambirejo RT 02/RWv01 volume 231 dengan biaya sebesar Rp 102 juta.

“Kemudian untuk RTLH bantuan dana CSR dari Bank Jateng sebanyak 20 Unit warga kurang mampu dengan anggaran masing-masing Rp 10 Juta,terakhir Kades berpesan agar warga menjaga dan mengantisipasi kebakaran lahan dan tegalan, yang rentan terjadi pada musim kemarau,” ujarnya.

Suripto, Kasi Tapem Kecamatan Giriwoyo dalam sambutan nya menyampaikan mengingatkan kepada seluruh warga agar selalu berhati-hati dan waspada dalam meninggalkan rumah karena bahaya konsleting listrik dan tindakan pencurian.

Suripto juga menambahkan Rencana Kerja Pemerintah Desa Tahun 2019. Melalui Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) merupakan forum perencanaan yang di laksanakan oleh lembaga publik yakni Pemerintah Desa beserta dengan warga dan pemangku kepentingan lainnya.

“Dengan musyawarah ini akan mampu membangun kesepakatan tentang kepentingan dan kemajuan desa. Melalui musyawarah,masing masing dapat memberikan pendapat/gagasan yang positif untuk kemajuan desa tersebut. Hasil musyawarah harus betul betul sangat di butuhkan oleh masyarakat dan bukan keinginan kebutuhan pribadi atau kelompok tertentu.Harapan kita semoga dengan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Pidekso berdampak positif bagi kemajuan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (RedG)

Tinggalkan Komentar