Wonogiri – Setelah berhasil menyalurkan lulusan bekerja di perusahaan baik dalam dan luar negeri, SMKN 1 Kismantoro melakukan inovasi dengan berusaha mencetak wirausahawan baru dengan menggelar diklat pencetak wirausaha di aula sekolah setempat belum lama ini.

 

Mengundang sejumlah praktisi yang ahli di bidangnya seperti Yusuf Arif Kepala Program Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Menurut Ketua Panitia Estika Agus Kristanto mewakili Kepala Sekolah SMKN 1 Kismantoro Suhari, Jumat (20/10) mengatakan kegiatan tersebut merupakan program dari Southeast Asian Ministers of Education Organization ( SEAMEO ) yang melibatkan 67 sekolah di seluruh Indonesia.

“Kami berusaha mendorong potensi wirausaha siswa , ada 25 siswa yang mengikuti pelatihan tersebut, mereka sebagian ada yang memproduksi barang dan ada yang menjadi reseller,” ujarnya.

Estika menuturkan perkembangan teknologi membuat dunia usaha beralih ke sistem online, hal tersebut coba dijawab dengan materi pelatihan pembuatan blog guna menjadi media jual beli di dunia maya.

“Zaman now, zaman revolusi industri 4.0 , semua berbasis online maka kita dorong para siswa agar menggunakan media online,” jelasnya.

Estika menambahkan pendampingan para siswa akan berlangsung selama 2 bulan lebih.

” Akan ada pendampingan, akan ada penilaian terkait progress dan jika nanti dirasa berhasil akan diundang SEAMEO ke Jakarta,” bebernya.(RedG)

Tinggalkan Komentar