oleh

Busana Monster Sebagai Kritikan Ngerinya Sampah Plastik

Solo-Kampanyekan peduli sampah plastik, Muhammad Rois kenakan busana monster di area Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, Solo Jawa Tengah, Minggu (15/09) pagi.Busana tersebut merupakan rajutan dari beberapa sampah plastik yang ditemukannya.

Dia mengaku menyebutnya monster sebagai kritikan terhadap prilaku orang membuang sampah sembarangan khususnya berbahan plastik. Sampah plastik menjadi ancaman serius terhadap lingkungan karena masa urainya yang lama.

Muhammad Rois merupakan salah satu anggota dari World Clean Up Day (WCD) sebuah gerakan yang perduli akan sampah.

”Ini merupakan pre even sebelum digelarnya acara utama tanggal 21 September mendatang berupa sosialisasi di Taman Satwa Taru Jurug,” ungkap Rois.

Ditemani para voulenter yang membawa kantong sampah, rois menyusur jalan sepanjang Jalan Selamet Riyadi selama gelaran CFD berlangsung untuk memungut beberapa sampah yang dilihatnya. Sambil terus mengajak masyarakat pengunjung CFD untuk mau peduli sampah.

Dalam aksinya tersebut ia mengaku bisa mengumpulkan sampah sekitar 5 kg. Fakta tersebut membuktikan rendahnya kesadaran masyarakat untuk terhadap sampah.

”Tak perlu menjadi superhero untuk menyelamatkan bumi. Tapi cukuplah peduli terhadap lingkungan dan bumi pertiwi dengan membuang sampah pada tempatnya,” ujar Rois.

Lanjutnya, kasus terdamparnya ikan paus yang mati hingga ditemukan banyak sampah plastik diperutnya membuktikan jika masalah sampah demikian serius. Jika di darat baik prilakunya tidak akan terjadi hal buruk di laut.

Dia mengaku untuk target jumlah relawan clean up di solo sendiri adalah berjumlah 80 ribu orang. Untuk Jateng adalah 5 juta relawan dan untuk seluruh Indonesia adalah 13 juta relawan.

Rois tidak memungkiri kalau kampanye yang dilakukannya bersama WPC juga didasari oleh predikat Indonesia sebagai penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia.

Baca Juga  Pembangunan Infrastruktur Desa Mendelem Rampung

Berdasarkan data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton/ tahun dimana sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang dibuang. (RedG/ Yusuf)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed