oleh

Bupati Bangka Tengah : Asesmen Nasional Jenjang SMP Berjalan Lancar

Bangka Tengah – Bupati Bangka Tengah (Bateng) Algafry Rahman meninjau dan memantau langsung pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) jenjang SMP dan paket B di SMPN, Selasa (05/10).

“Pelaksanaan Asesmen Nasional ini berjalan lancar. Semua siswa yang hadir sangat antusias dan perencanaan yang dilakukan oleh SMP N 1 Koba sudah baik,” ujar Algafry

Hasil pantauan bupati, para siswa sudah banyak memahami teknologi digital.

” Hal ini karena peran serta dari guru untuk memberikan pemahaman kepada siswa berkaitan dengan teknologi informasi,”tutur Algafry

Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah.

Informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.
Pelaksanaan Assessment Nasional berbasis komputer yang digelar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbudristek) ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan sekaligus mengevaluasi pengelolahan sekolah di masing-masing daerah.

Ditempat yang sama Hana Meilani, Kepala Sekolah SMP N 1 Koba mengatakan pengganti asesmen ini memang tidak terfokus pada beberapa mata pelajaran berbeda dengan Ujian Nasional (UN), asesmen ini tidak fokus kepada beberapa mata pelajaran, jadi tidak ada guru yang merasa terbebani untuk meluluskan ini karena menyangkut semua pengetahuan keterampilan dan literasi anak.

“Peserta yang diambil bukan kelas yang paling tinggi tapi kelas 8, tidak semua anak kelas 8 sebanyak 45 anak yang diikutsertakan karena rata-rata yang diikutkan untuk SMP dengan jumlah siswa berapapun rata-ratanya hanya 45 siswa dengan 5 orang cadangan,” ucap Hana.

Pembinaan dimulai dari sarana prasarana juga simulasi kepada siswa dan guru. Persiapan ini dimulai sejak awal tahun dan alhamdulillah semua sudah memfasilitasi
Kegiatan ini selama 3 hari yakni dua hari kegiatan ujian asesmen bagi siswa dan dilanjutkan dengan survei lingkungan.

Baca Juga  Rektor Unissula Dukung Program LP Ma'arif NU Jateng

Hana juga memaparkan dalam assessment dilakukan penilaian tentang pengelolaan sekolah, guru mengajar, serta Dinas Pendidikan dalam mengelola pendidikan dan melihat sejauh mana pengelolaan sekolah oleh pemerintah daerah.(RedG)

 

  • Penulis : Rizal Phalevi
  • Editor : Sarwo Edy

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed