Kota Pekalongan – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pekalongan mencanangkan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan, Kamis (18/6/2020).

Pencanangan ini dilakukan dalam rangka pencegahan korupsi dan peningkatan layanan publik di bidang statistic bagi masyarakat Kota Pekalongan.

Kepala BPS Kota Pekalongan, Drs Rahyudin MSi menyampaikan bahwa BPS sebagai institusi pemerintah ingin terus melakukan perbaikan ke depannya baik sumber daya manusia, akuntabilitas, dan pelayanannya lewat reformasi birokrasi.

“Reformasi birokrasi ini sebagai langkah awal, yang terpenting adalah implementasi ke depan,” ungkap Rahyudin.

Rahyudin mengaku senang mendapat dukungan dari Walikota dan jajarannya serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pekalongan.

“Ini starting awal kami, saya yakin BPS akan lebih baik dan bermanfaaat dengan pelayanan yang lengkap, cepat, berkualitas, dan sebagainya. Kami akan mulai dengan peningkatan penataan birokrasi yang sederhana, data cepat dan berkualitas, dan peningkatan SDM di tempat kami,” jelas Rahyudin.

Sementara itu, mewakili Walikota Pekalongan, Asisten Administrasi Pemerintah Kota Pekalongan, drg Agust Marhaendayana MM menyampaikan apresiasinya terhadap langkah yang dilakukan oleh BPS Kota Pekalongan.

“Dengan dicanangkannya ZI menuju WBK ini tentunya BPS Kota Pekalongan akan bangun profil dan perilaku aparaturnya yang professional, memiliki integritas tinggi, dan amanah atas data statistik yang berkualitas,” tutur Agust.

Dengan demikian, menurut Agust masyarakat dapat lebih cepat, lebih mudah, dan lebih murah dalam mengakses data.

“Tahun ini pemerintah lebih menekankan pada SDM yang unggul, hal ini sudah sinkron dengan yang disampaikan walikota untuk reformasi birokrasi dengan meningkatkan tatanan dan SDMnya,” pungkas Agust. (RedG/Dicky Tifani Badi)

Tinggalkan Komentar