Wonogiri – Bertempat di Aula Puskesmas Bulukerto, Kecamatan Bulukerto Batuud Koramil 21/Bulukerto Peltu Suparmo mewakili Danramil menghadiri kegiatan Pertemuan Lintas Sektoral dalam rangka membangun Komitmen Bersama, Kamis (12/9).

Tampak hadir pada kegiatan tersebut diantaranya Camat Bulukerto Drs.Bahari M.S.i., Danramil 21/Bulukerto yang diwakili oleh Batuud Peltu Suparmo, Kepala Pukesmas Bulukerto Dr. Sarno, Kepala Dinas instansi se-Kecamatan Bulukerto, Ka KUA Kecamatan Bulukerto, Koord PLKB Kecamatan Bulukerto, Ketua PKK Kecamatan Bulukerto dan Pengurus, Kades Se-Kecamatan Bulukerto, Kepala Sekolah SMA dan SMP se-Kecamatan Bulukerto.

Kepala Pukesmas Bulukerto Dr. Sarno dalam sambutannya menyampaikan Puskesmas adalah menjalankan UKM dan UKP, kemudian Upaya Kesehatan Masyarakat, mensikapi, mengevaluasi bebasnya sosial media demi untuk mencapai saa tersebut merupakan komitmen bersama, bebas akan tetapi masih dalam koridor tertentu.

Waktu dekat terjadi di daerah desa Tanjung, jadi dengan kejadian itu supaya diminit lakukan sesuai prosedur tidak langsung melambung ke Bapak Gubernur. Kemudian sosialisasi BPJS belum sampai ke lapisan masyarakat bawah, tiap distrik untuk Bulukerto dipusatkan di Kecamatan Purwantoro.

Masing-masing dari tim puskesmas dan dari desa-desa harus mulai bekerja pendampingan B20, kedepan supaya bisa dilaksanakan giat tsb lebih cermat dan terorganisasi dgn baik, demi menciptakan kec. Bulukerto yg sehat dan bermartabat, pengantar BPJS rujukan ada prosedurnya tdk bisa memenuhi keinginan Masyarakat, kalau msh bisa ditangani Puskesmas ya ditangani kalau tdk bisa ya dirujukan yg berjenjang.

Drg. Arina menyampaikan UKM dan UKP merupakan upaya perseorangan, kami menemui banyak pasien Tuberkulus, TBC flek paru ini kasus yang banyak terjadi di Bulukerto, ini adalah penyakit menular secara global melalui percikan batuk terjadi kepada yang mempunyai daya tubuh yang lemah.

Disampaikan lebih lanjut, Batuk berdahak yang lebih dari 2 minggu harus diperiksakan ke dokter, puskemas apalagi disertai kondisi berat badan yang semakin kurus. Kebiasaan merokok dirumah, karena rokok mengandung ribuan zat beracun.

Rumah yang sehat adalah rumah yang punys sirkulasi udara, jendela bisa dibuka tutup, kemudian orang yang punya penyakit gangguan jiwa supaya jangan dikucilkan, makan diajak bersama. Kemudian makanan yang instan sangat tidak bagus, Gaya hidup yang ingin selalu instan dan rendahnya masyarakat serta malas dalam berolah raga, cek kesehatan jika perlu spy dilakukan secara rutin.

Camat Bulukerto Drs. Bahari, M.Si memberikan sambutan Intinya pada pertemuan siang ini, kita samakan persepsi dan komitmen, tentang peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat yang kita perlu jembatani sesuai dengsn program yang digiatkan sekarang ini. Menimbulkan kesadaran kesehatan kepada masyarakat sampai pada lapisan bawah, penyampaian sosialisai yang lain mungkin tentang rumah, bahaya merokok, penyakit gangguan jiwa, TBC yang sekarang lagi berkembang diwilayah Kecamatan Bulukerto

“Penyampaian ataupun sosialisasi BPJS yang berjenjang, Jamban, ibu bayi dan anak serta menghidupkan kembali Desa Sehat, sehingga akan tercipta Bulukerto yang sehat dan bermartabat”, imbuhnya.(RedG)

Tinggalkan Komentar