Wonogiri – Rangkaian demi rangkaian kegiatan pesta rakyat dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Jawa Tengah dipusatkan di Kabupaten Wonogiri telah digelar dari pagi sampai malam hari, dan pada Jum’at(23/8) malam di alun-alun Giri Krida Bakti warga masyarakat dari Wonogiri maupun Kabupaten tetangga memadati area alun-alun untuk mengikuti Jawa Tengah Bersholawat bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Jateng H. Ganjar Pranowo, S. H, M. IP., Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, Habib Umar Al Muthohar, Wakil Gubernur Jateng H. Taj Yasin Maimoen, Setda Prov. Jateng Dr. Ir. Sri Puryono Karto Soedarmo, KS. Mp., Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M.Heri Amrrulloh, S. Sos, M.H., Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, S. I. K. M. Si., Ketua DPRD Sementara Setyo Sukarno, Setda Suharno, Wakil Bupati Edi Santosa.

Sebelum dimulai kegiatan sholawatan, Gubernur Jawa Tengah menyampaikan bersholawat ini adalah kegiatan rangkaian panjang ke 69 Ulang Tahun Jawa Tengah, ulang tahun kita dan sengaja kita selenggarakan di kabupaten Wonogiri, dan untuk membuat jawa tengah rukun, guyup dan ini temanya “Ngrumat Bebrayan”. Gubernur juga berpesan kepada warga masyarakat Wonogiri agar senantiasa menjaga kesehatan, yang dimulai dari hal-hal yang ringan seperti cuci tangan memakai sabun dal lain sebagainya. Ciptakan lingkungan yang bersih dari sampah dan waspadai nyamuk yang ada disekitar kita.

Tausiah yang disampaikan oleh Habib Umar Al Muhthohhar Alhamdulillah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT karena pada malam hari ini kita dapat bersholawat dalam rangka hari jadi ke 69 Jawa Tengah, dan 69 itu wolak walik Artinya wolak walike perjalanan zaman iki dengan tema grumat bebrayan Alhamdulilah dalam berbagai jaman kegiatan sholawat tetap dapat langgeng dan selalu di dikumandangkan dalam berbagai kesempatan pengajian akbar. Kita bersholawat agar tetap selalu menyambung keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dan juga kepada Nabi muhammad SAW, Kita harus mencontohkan aklaq nabi muhammad SAW dalam berbagai bidang maupun sebagai pimpinan maupun dalam kehidupan sehari-hari

Nabi Muhammad SAW dalam memimpin umatnya selalu mengayomi seluruh umatnya, jika semua itu dipakai oleh pemimpin kita di jawa tengah maka In Sya Allah jawa tengah akan lebih baik. Maka sebagai rakyat tentunya kita jika sudah mendapat pemimpin yang baik maka tentunya harus mengikuti petunjuk pimpinan kita. Tentunya sebagai imam atau pemimpin jika memimpin tidak tergesa-gesa dalam memimpin maka sebagai makmun ataupun rakyatnya harus mengikuti petunjuk imam atau pemimpin. (RedG)

Tinggalkan Komentar