Pemalang – Desa Penggarit merupakan kampung mangga yang terletak di kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang. Didukung  kurang lebih 51 (lima puluh satu) Ha kebun mangga dan sekitar 10.000 (sepuluh ribu) pohon di pekarangan rumah penduduk menjadikan mangga merupakan primadona di desa Penggarit ini.

Potensi inilah yang mendorong mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui program Revolusi Mental untuk mengembangkan potensi lokal menjadi berbagai varian pangan yang menarik. Mahasiswa KKN Undip. Ini mengadakan pelatihan ke masyarakat khususnya tim penggerak PKK Desa Penggarit untuk memberi nilai lebih pada produk mangga di Penggarit.

Selama ini produk mangga Penggarit yang di kenal dengan mangga istana hanya di jual dalam bentuk buah segar, belum pernah ada inovasi maupun terobosan dalam pemanfaatan dan pemberian nilai tambah pangan pada mangga tersebut.

“Potensi pangan yang ada di Desa Penggarit dan dapat dikembangkan adalah mangga istana, namun sampai saat ini belum ada olahan pangan dari mangga” kata Yosia salah satu tim KKN lewat pesan singkat WhatsApp, kamis (15/8).

KKN tim II Undip yang terdiri dari berbagai mahasiswa lintas fakultas dan jurusan ini mempunyai program utama peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui pengembangan jiwa Kewirausahan.  Pelatihan kewirausahaan mendorong masyarakat terutama ibu-ibu PKK untuk membuat produk olahan dengan dari mangga, antara lain mango sticky rice (ketan mangga), king mango (jus mangga), permen mangga dan mangga kering (mango dried).

Program Pendampingan, Produksi, dan Pemasaran (P3)  dimulai dengan latar belakang, resep, cara membuat produk, dan praktek pembuatan berbagai macam olahan berbasis mangga tersebut.

Antusiasme peserta terlihat dengan berbagai pertanyaan dan keingintahuan peserta untukmu mendapatkan Olahan makanan berbasis mangga tersebut. Selain praktek juga ada materi bagaimana membuka usaha yang baik dan benar. Berbagai peluang dan tantangan dijelaskan dengan gamblang. Materi diakhiri dengan  memberikan motivasi untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan ibu-ibu PKK Desa Penggarit.

Kegiatan pelatihan kewirausahaan ini dilaksanakan bertepatan dengan  kegiatan rutin ibu-ibu PKK yang diadakan di Balai Desa Penggarit, Rabu (7/8), pukul 10.00- 13.00 WIB. Adanya pelatihan ini diharapkan  dapat mendorong tim penggerak PKK desa untuk membuat program olahan dari mangga. Produk olahan dari mangga dapat menjadi peluang usaha bagi ibu-ibu PKK desa Penggarit. (RedG)

Tinggalkan Komentar