Wonogiri-Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 1 Jatipurno diisi dengan tertib berlalu lintas, Kapolsek Jatipurno Iptu Edi Hanranta, S.I.P, Kasi Humas Aiptu Mustafa S.A dan Kanit Binmas Bripka Fajar Adi Pamungkas melaksanakan giat penyuluhan kepada siswa baru SMP N 1 Jatipurno sebanyak 200 siswa, yang bertempat di ruang Aula, Rabu (17/7/2019).

Tampak dalam gambar saat Kasi Humas Polsek Jatipurno Aiptu Mustafa memberikan edukasi kepada pelajar SMPN 1 Jatipurno. Mulai dari pengenalan tata tertib berlalu lintas hingga sanksi hukum atas pelanggaran peraturan lalu lintas.

Mustofa berkata dalam awal penyuluhan etika memiliki norma-norma Poisitif mengatur manusia untuk bersikap santun. Jika setiap orang memiliki dan mematuhi etika hidup ini akan berjalan lancar.

“Jadi etika sangat penting diterapkan dalam kehidupan masyarakat, karena dengan adanya etika ada pedoman yang digunakan untuk mengatur perilaku manusia untuk hidup rukun dengan masyarakat disekitarnya,” jelasnya.

“Sehingga dapat tercipta masyarakat yang tertib, damai, dan teratur. Tanpa adanya etika manusia hidup tanpa pedoman,” kata Aiptu Mustafa.

Sementara itu, Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Jatipurno Iptu Edi Hanranta mengatakan edukasi etika berlalulintas sangat berguna untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelajar dalam mematuhi peraturan lalu-lintas.

“Disamping itu nantinya akan mengurangi angka kecelakaan akibat perilaku sebagai pengguna jalan Menanamkan dan membangun kesadaran masyarakat dan pelajar untuk berperilaku tertib berlalu lintas dan tanggung jawab untuk meningkatkan keselamatan,” katanya.

“Kami berharap setelah mendapatkan edukasi ini para peserta bisa menyebarluaskan informasi tentang keselamatan jalan ke kalangan masyarakat umumnya dan pelajar pada khususnya,” pungkas Kapolsek.

Misdyanto, SE,SPd.Ing selaku Kepala Sekolah SMPN 1 Jatipurno menuturkan pihaknya berharap kegiatan MPLS ini bisa menumbuhkan perilaku positif untuk siswa. Mulai kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan.

“Sekolah merupakan tempat menimba ilmu, membangun mental kepribadian budi pekerti, dan menjalin hubungan masyarakat. Para siswa harus bisa melaksanakan itu,” tuturnya.(Must)

Tinggalkan Komentar