Wonogiri – Kecelakaan lalu lintas tunggal mobil Daihatsu Taruna dengan nomer polisi AD 8437 LG, terjadi di Jalan Raya Giriwoyo- Giritontro tepatnya di depan SMA Pangudi Luhur, Kecamatan Giriwoyo, Sabtu (18/5) pukul 16.00 WIB.

 

Pengemudi mobil tersebut  Heriyanto (36) warga Dusun Gedong RT 01/RW 10,Desa Girirejo, Kecamatan Tirtomoyo.

Menurut Kasubag Humas Polres Wonogiri Iptu Suwondo mewakili Kapolres AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, Minggu (19/5) mengatakan kejadian berawal saat mobil yang mengangkut dua penumpang yakni Sudaryanto dan istrinya Kariyem tersebut melaju dari arah timur dengan maksud ke arah Pracimantoro namun sesampai di lokasi kejadian pengemudi mengaku mengantuk dan kaget melihat rombongan anak-anak yang mengendarai sepeda onthel yang juga berjalan searah.

“Untuk menghindari supaya tidak menabrak anak-anak tersebut pengemudi banting stir ke kanan namun sebelah kanan adalah dataran rendah akhirnya pengemudi banting stir ke kiri karena kecepatan tinggi pengemudi tidak bisa mengendalikan mobil tersebut sehingga masuk ke halaman warga dan dalam posisi terbalik (roda diatas),” terangnya.

Suwondo menambahkan pada saat mobil berjalan zig zag, korban bernama Rafa Putra Pangestu (10) warga Dusun Ndungringin RT 2/RW 1 Desa Sendangagung, Kecamatan Giriwoyo yang saat itu naik sepeda onthel berada di rombongan bagian belakang, meloncat dari sepeda ke arah kiri (saluran air) sehingga mengalami luka robek di kening sebelah kiri, diperkirakan karena terbentur tumpukan batu.

“Sedangkan penumpang Sudaryanto mengalami luka sobek di kaki sebelah kanan di perkirakan terkena pecahan kaca pada saat mau keluar dari mobil, kemudian korban di bawa ke PKU Muhammadiyah Baturetno untuk perawatan,” terangnya.

Lebih lanjut dikatannya, kejadian tersebut sudah di laporkan ke unit Laka Lantas Polres Wonogiri, namun karena tidak ada korban yg luka serius disarankan untuk di selesaikan secara kekeluargaan.

“Setelah diadakan pertemuan kedua belah pihak bersedia di selesaikan secara kekeluargaan dengan kesepakatan pihak pemilik mobil (Sudaryanto) sanggup menanggung biaya pengobatan sepenuhnya dari korban (Rafa Putra Pangestu),” tegasnya. (RedG)

Tinggalkan Komentar