Suasana pasar yang kecil dan sepi di Pacitan

Pacitan – Umumnya pasar sangatlah ramai dengan penjual dan pembeli, saling berinteraksi tawar menawar menjadi hal lumrah demi mencocokkan antara barang dan harga.

 

Namun ada yang unik di Pacitan. Pasar yang kecil di Desa Petung SINARANG, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan , Jawa Timur. Lokasinya sangat jauh sangat jauh dari Kota, di huni 10 penjual dan yang anehnya lagi pasar ini buka pukul 05:30 dan tutup pada pukul 07:30.

Katman (55 tahun) salah satu pendagang saat di temui awak media, jumat (17/5) mengatakan bahwa pasar ini seminggu hanya dua kali bertransaksi dengan pembeli yaitu saat pasaran pon dan kliwon.

“Ya seperti ini lah keadaan pasar ini, sepi sekali dari pembeli. ya namanya saja pasar krempyeng ya kremuyuk terus pyeng, hilang sudah pembeli kita. Keuntungan yang kita dapatkan pun juga seperti tidak sebanding dengan yang kita lakukan, bahkan pernah juga dagangan tidak ada yang beli sama sekali.” ucapnya

Besar harapan yang ada di benak katman dan pedagang lainya supaya pasar ini bisa ramai, terlebih pasar ini bisa seperti pasar-pasar lain. Ramai dan laris adalah dambakan setiap pedagang.

“Kalau harapanya sih pasar ini di perluasan, di perbaiki dan ramai seperti layaknya pasar lain. Apalah yang kita jual setiap pasaran yang cuma sayur-sayuran, sembako dan bahan lauk pauk.” harapnya

Sementara masih di tempat yang sama salah satu pembeli yang tidak mau di sebutkan namanya juga mengatakan bahwa pasar ini mungkin pasar terkecil dan tersepi di Pacitan, bahkan tersepi di Indonesia.

“Seperti ini sepi, terkadang kita mau beli sesuatu saja tidak ada. ya maklum saja karena isinya yang di jual hanya itu-itu saja.” jelasnya

Mungkin selamanya pasar ini tidak akan pernah ramai seperti pasar lainnya, melihat lokasinya yang sempit dan kelayakan pasarpun masih kurang dan yang di jual hanya itu-itu saja. (RedG/Apriyanto)

Tinggalkan Komentar