Pemalang – Geger di siang hari lantaran tagisan histeris  pecah di salah satu rumah warga di desa Cikendung, Kecamatan Pulosari, kabupaten Pemalang. Toing  menangis histeris, disudut kamar, KSM (22), adik Toing tewas dengan kondisi tergantung.

Duhri (45) dan Suroto (35) tetangganya, terkejut mendengar tangisan keras dari dalam rumah langsung masuk ke rumah toing, rabu (27/2/2019)

Kapolsek Pulosari, Polres Pemalang, Polda Jawa Tengah, AKP I Ketut Astawa membenarkan kejadian tersebut.

“Korban nekad megakhiri hidupnya dengan kain selendang yang terikat pada kayu usuk atap rumah,” jelasnya.

Duhri dan Suroto yang melihat kejadian tersebut sebetulnya sudah berusaha memberikan pertolongan.

“Para saksi berusaha menolong korban dengan cara Suroto mengangkat tubuh korban, sedangkan Duhri memotong kain selendang dengan menggunakan sabit. Selanjutnya memberikan pertolongan, namun korban sudah meninggal dunia,” tambah Kapolsek.

Menurut AKP I Ketut, dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Pulosari tidak ditemukan tanda penganiayaan ataupun kekerasan.

“Adapun penyebab korban nekad gantung diri karena gangguan jiwa dan pernah dirawat di RSJ H. Mustajab Purbalingga. Saat kejadian korban berada dirumah sendirian tanpa pengawasan karena kedua orangtuanya sedang bekerja di kebun,” pungkas AKP I Ketut Astawa.(RedG Kontribusi Humasrespml)

Tinggalkan Komentar