Wonogiri – Dua orang anggota Babinsa Ramil14/Jatisrono Serda Agus P (Babinsa sambirejo)  dan Serda Suparjo (Babinsa Pule) bersama Koordinator BPP (Badan Penyuluhan Pertanian) dan PPL (Petugas Penyuluhan Lapangan) melakukan pendampingan poktan yang melakukan panen padi pengubinan hasil program optimasi, dengan sistem tanam jajar legowo (Jarwo), jenis padi yang dipanen ciherang di kelompok tani “RIDHO UTOMO” yang beralamat di Dusun Tahunan Desa Sambirejo, Kecamatan Jatisrono.

Hadir dalam kegiatan pengubinan antara lain Koordinator BPP Suparmin di wakili Sriwahyuni, Anggota Ramil 14/Jts Serda Agus P (Babinsa sambirejo). Serda Suparjo (Babinsa Pule) anggota PPL Ani ufislaili, Riyanto, Sukidi,Ketua Poktan Ridho Utomo,Sakimin Darmo Suwito,Kadus Tahunan Sukamto,Kaur pembangunan Widodo,bendahara Wiro Wiyoto dan 10 orang anggota kelompok Tani.

Sambutan ketua koordinator/yang mewakili Sri Wahyuni mengatakan kepada seluruh kelompok tani,pengubinan saa tentunya dijadikan sebagai target untuk meraih hasil panen yang lebih baik dan memuaskan.

“Di setiap penanaman tentunya selalu ada kendala dan sangat berpengaruh dengan hasil panen yang di dapat, pengairan yang sering menjadi faktor penyebab berkurangnya jumlah hasil panen padi.Mari kita tingkatkan lagi dalam bertani, baik antisipasi irigasi,pembibitan,penanaman,pemupukan,agar supaya ke depan menghasilkan padi yang berkwalitas,” ujarnya.

Sambutan Babinsa Serda Agus Prihatin menyampaika pendampingan itu sendiri sebenarnya tidak hanya di lakukan pada saat panen saja. Saat pengolahan lahan, masa tanam, perawatan hingga panen Babinsa selalu mengadakan pendampingan.

“Hasil panen padi kali ini,babinsa yang dengan melakukan pendampingan petani dalam kegiatan panen padi di lahan sawah milik Bapak Sakimin Darmo Suwito,” jelasnya.

Serda Agus Prihatin juga menambahkan, setelah panen dia menghimbau kepada petani agar segera melaksanakan pengolahan tanah untuk masa tanam berikutnya, sehingga tidak terlalu lama sawah dapat ditanami kembali.Mengingat cadangan origasi yg sebagian mengandalkan dari curah air hujan.

Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan bertujuan untuk bersama-sama antara masyarakat (petani) dan TNI guna meningkatkan hasil panen dalam usaha mensukseskan program pemerintah melalui swasembada pangan.

Adapun panen padi pengubinan kali ini dilaksanakan di lahan milik Narto Luas lahan: 0,35 Ha dengan hasil : 6,8 ton/Ha dan di lahan milik Reso dengan Luas lahan 0,30 Ha dengan hasil 5,034 ton/ Ha dan yang terakhir di lahan milik Marto luas lahan 0,35 Ha,dengan hasil: 6,39 ton/Ha.(RedG)

Tinggalkan Komentar