Pati – Markas Komando Distrik (Kodim) 0718 Pati kini memiliki patung Pangeran Diponegoro setinggi 2,2 meter. Patung tersebut didirikan persis di depan Gapura Markas Kodim Pati.

 

Sekilas asal usul Pangeran Diponegoro dalah putra sulung dari Sultan Hamengkubuwana III, raja ketiga di Kesultanan Yogyakarta. Lahir pada tanggal 11 November 1785 di Yogyakarta dengan nama Mustahar dari seorang selir bernama R.A. Mangkarawati, yaitu seorang garwa ampeyan (istri selir) yang berasal dari Pacitan.

Pangeran Diponegoro adalah salah seorang pahlawan Nasional yang terkenal. Pangeran Diponegoro adalah seorang pahlawan yang memimpin Perang Diponegoro atau Perang Jawa.

Perang tersebut terjadi tepatnya pada tahun 1825 sampai tahun 1830 melawan pemerintah Hindia-Belanda. Tercatat perang ini adalah salah satu perang dengan korban paling besar di dalam sejarah Indonesia.

Komandan Kodim 0718/Pati, Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos mengatakan patung tersebut untuk mengenang jasa Pangeran Diponegoro, “Saya bangga dengan perjuangan Pangeran Diponegoro”

Orang nomer satu di jajaran Kodim Pati menjelaskan patung dari bahan fiberglass itu dibuat seniman patung asal Pati, pengerjaan pemasangan dan pendirian patung dimulai sejak Selasa (16/10/2018) pagi.

“Tepat lurus menghadap ke Markas Kodim 0718/Pati dapat melihat sebuah patung yang gagah menghadap ke timur. Tokoh dari salah satu Pahlawan Nasional yaitu, Pangeran Diponegoro dan dalam patung tersebut nampak gagah sambil menunggangi kuda dan membawa sebilah Keris. Dari sini dapat membayangkan betapa gagahnya dan mengobarkan semangat berjuang dan maju terus demi rakyatmu,”tegas Dandim Pati (RedG kontributor narto)

Tinggalkan Komentar