Wonogiri – Kodim 0728/Wonogiri berkolaborasi dengan pelajar sekolah melakukan aksi pungut sampah, Rabu (12/12). Aksi tersebut dilakukan di jalan Pracimantoro- Wonosari sepanjang 4 km tepatnya di Dusun Blindas sampai dengan Dusun Ndungan, Desa Pracimantoro.

Aksi pungut sampah juga diikuti oleh anggota Koramil Pracimantoro yang dipimpin Pelda Suef beserta 4 personil, siswa SMKN 1 Pracimantoro sebanyak 100 murid dan guru pendamping 4 orang.

Sebanyak lebih kurang 50 kantong plastik sampah berhasil dikumpulkan dan diangkut dengan mobil untuk selanjutnya dibuang ke tempat pembuangan sampah akhir.

Danramil 13/Pracimantoro Kpt Cba Budi Waluyo melalui Pelda Suef mengatakan kegiatan tersebut sengaja melibatkan pelajar untuk menanamkan jiwa kekompakan, kebersamaan dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Selain itu, aksi tersebut guna melaksanakan kegiatan bersih-bersih menuju Kecamatan Pracimantoro yang sehat dan bersih.

“Dengan kegiatan ini anak-anak diharapkan terbiasa untuk hidup bersih. Baik di keluarga maupun di lingkungan masing-masing,” jelasnya.

Pelda Suef juga mengatakan, setiap manusia memiliki rasa risih. Namun, rasa risih perlu diasah agar juga merasa risih saat melihat sampah berserakan di jalan dan lingkungan umum. Saat merasa risih itulah agar tergerak untuk mengambil dan membuangnya ke tempat sampah.

Sementara itu, Putra Jaya selaku Kepala Sekolah SMKN 1 Pracimantoro melalui guru pendamping Nur Harisman dalam kesempatan itu mengatakan, perilaku hidup bersih sudah menjadi kehidupan manusia. Menurutnya, kebersihan sebagian dari Iman sehingga kegiatan bersih-bersih bergotong-royong merupakan implementasi dari kegiatan tersebut.

“Selama ini sekolah sudah menanamkan kepada anak untuk menjaga kebersihan mulai dari diri sendiri, lingkungan dan keliling. Di sekolah ada penerapan sanksi kalau kelas kotor. Kegiatan ini sangat positif,” ujarnya.

Haris menambahkan, jiwa bersih harus ditanamkan sejak dini agar anak tumbuh dewasa terlatih disiplin dan hidup sehat. Setelah gerakan pungut sampah tersebut, diharapkan anak-anak juga melakukannya di rumah dan lingkungannya masing-masing. (RedG)

Tinggalkan Komentar