Beri Ketrampilan, Mahasiswa KKN UPGRIS Lakukan Workshop Pembuatan Sabun

Semarang –Di era millenial, ibu PPK harus memiliki sebuah keterampilan  agar menjadi lebih produktif. Seperti yang dilakukan oleh ibu PPK RW 12, Kelurahan Bringin, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang bersama-sama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melakukan kegiatan workshop pembuatan sabun cuci tangan, sabtu,  (8/2) di Balai RW 12 Kelurahan Bringin.

Kegiatan ini mendorong agar ibu-ibu PPK RW 12 memiliki ketrampilan. Melihat potensi yang dimiliki ibu PPK RW 12 Kelurahan Bringin, mahasiswa KKN UPGRIS membuat sebuah kegiatan “Workshop Pembuatan Sabun” narasumber  Margaretha Fiorentina M W, salah satu mahasiswa KKN yang mumpuni dibidang tersebut.

Peserta terlihat antusias, terlihat aktifnya pertanyaan yang dilontarkan. Alat dan bahan yang digunakan relatif sederhana dan mudah dicari dipasaran. Bahan yang dibutuhkan NaOH, minyak sawit, minyak kelapa, zaitun, dan ekstrak buah atau yang lain. Dalam proses kegiatan workshop KKN UPGRIS ini, menggunakan sample extrak buah Pepaya. Salah satu pertanyaan yang sering dilontarkan mengenai kegiatan workshop mengenai bahan ekstrak “Bahan utama sabun yang dicontohkan esktrak buah papaya digantikan yang lain bagaimana” ungkapnya dari salah satu ibu PPK RW 12 Kelurahan Bringin.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa menambah ilmu pengetahuan dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan bahkan bisa memunculkan ide kreatif mengenai produk sabun bermacam bentuk warna warni.

“Untuk kemungkinan produk dipakai atau dipasarkan alangkah baiknya untuk di uji laboratorium terlebih agar teruji ke valid produk sabun yang telah dibuat dikegiatan ini.”, ucap Margaretha Fiorentina M W

Guna meramaikan suasana dan keakraban, mahasiswa KKN UPGRIS membagikan bingkisan apresiasi kepada ibu PKK telah mengikuti acara tersebut setelah acara kegiatan selesai. Kegiatan di tutup dengan foto bersama dengan ibu PKK RW 12 Kelurahan Bringin. (RedG/Khoirul H)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *