oleh

Berbagai Kegiatan Meriahkan Hari Kesehatan Dunia Di Desa Mereng Warungpring Pemalang

Pemalang – Setiap tanggal 7 April, masyarakat dunia memperingati Hari Kesehatan Dunia yang juga bertepatan dengan tanggal berdirinya organisasi kesehatan dunia WHO. Pada tahun 2018 ini, peringatan Hari Kesehatan Dunia merupakan peringatan yang ke-70 dan mengambil tema “Universal Health Coverage: everyone, everywhere” dimana seluruh elemen masyarakat mempunyai peran penting dalam mewujudkan cakupan kesehatan bagi masyarakat di seluruh dunia. Kesehatan tidak hanya untuk masyarakat yang mampu dan berpendidikan saja, namun kesehatan adalah hak dari setiap orang, tidak peduli dari golongan mana mereka berasal, bagaimana keadaan sosial ekonomi mereka, dan di belahan bumi mana mereka tinggal.

Dengan tema yang diusung oleh WHO pada peringatan Hari Kesehatan Dunia pada tahun 2018 ini, diharapkan kita semua dapat berperan serta aktif ikut dalam pembangunan kesehatan bagi masyarakat, baik dalam lingkup kecil maupun dalam lingkup dunia. Para tenaga kesehatan professional harus memberikan pelayanan kesehatan yang sebaik-baiknya berdasarkan keilmuan yang mereka miliki. Memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan sepenuh hati berdasarkan prinsip kemanusiaan bukan hanya semata-mata untuk mendapatkan penghasilan tetapi merupakan tugas utama dari para professional kesehatan, mulai dari dokter, perawat, bidan, apoteker atau petugas farmasi, ahli gizi, fisioterapist, dan para staf kesehatan lainnya. Namun begitu, dalam memberikan layanan maupun asuhan kesehatan, para tenaga kesehatan ini juga harus tetap memperhatikan prinsip keselamatan, baik untuk pasien maupun untuk tenaga kesehatan itu sendiri. Prinsip maupun standar keselamatan yang harus diterapkan ini mulai dari kebenaran mengidentifikasi identitas pasien; peningkatan komunikasi yang efektif; peningkatan keamanan obat yang perlu diwaspadai; kepastian tepat lokasi, tepat prosedur, dan tepat pasien operasi; pengurangan infeksi terkait pelayanan kesehatan; serta pengurangan risiko jatuh pasien. Dengan tetap menjaga prinsip keselamatan ini, hak pasien maupun masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu dapat lebih terjamin sekaligus dapat melindungi petugas kesehatan dari risiko hukum terkait tanggung jawab dan tanggung gugat mereka sebagai professional pemberi asuhan.
Selain petugas kesehatan, masyarakat juga mempunyai peran yang sangat penting dalam meningkatkan status kesehatan mereka. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sesuai dengan program pemerintah yang selama ini selalu digaungkan dimana-mana. Menciptakan dan menjaga lingkungan yang bersih dari sampah, menerapkan gerakan 4M-Plus untuk pencegahan penularan penyakit Demam Berdarah, tidak BAB sembarangan, rajin mencuci tangan dengan benar, cek kesehatan secara rutin, tidak merokok dan menghindari asap rokok, rajin melakukan aktivitas fisik, diet seimbang dengan mengkonsumsi sayur dan buah, istirahat cukup, serta mengelola stres dengan baik merupakan wujud peran serta aktif masyarakat dalam upaya meningkatkan status kesehatan mereka. Dengan menerapkan perilaku-perilaku tersebut, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari berbagai penyakit, baik penyakit menular maupun penyakit tidak menular sehingga mengurangi angka kesakitan dan kematian, serta meningkatkan produktivitas mereka dalam mengisi pembangunan bangsa.

Baca Juga  Relawan Bela Negara Jakarta, Mitigasi Gempa Bumi di Giriawas Garut

Sementara itu peringatan hari kesehatan dunia juga di peringati oleh berbagai lapisan masyarakat salah satunya di desa mereng kecamatan warungpring kabupaten pemalang jawa tengah, untuk memeriahkan hari kesehatan dunia masyarakat di desa tersebut menyelenggarakan berbagai kegiatan salah satunya olah raga tenis meja dengan memperebutkan piala tetap dan uang pembinaan, Sementara itu Hj. siti khasanah selaku ketua panitia kegiatan menambahkan kegiatan ini di selenggarakan dalam rangka memperinhati hari kesehatan dunia serta melatih masyarakat untuk lebih meningkatkan olah raga dan pola makan sehat sehingga setelah selesainya kegiatan ini diharapkan masyarakat lebih menjaga kesehatan masing – masing baik meningkatkan olah raga maupun pola hidup sehat setelah kegiatan ini selesai semua peserta dan masyarakat yang hadir mengikuti kegiatan peringatan hari kesehatan dunia juga disediakan makanan dengan asupan pola makan sehat seperti sayur mayur dan buah buahan, tambahnya.

Walaupun baru pertama kalinya mengadakan kegiatan dalam rangka memperingati hari kesehatan internasional namun antusias masyarakat sangat tinggi hal ini di buktikan dengan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sangat banyak baik yang mengikuti cuci tangan pakai sabun maupun turnamen tenis meja.

Sementara itu hasil pertandingan dalam rangka memperingati hari kesehatan dunia khususnya turnamen tenis meja dengan memperoleh hasil ahir juara 1 muhamad gusdur, juara 2 moncos, juara 3 unang, dan juara 4 hamam. (RedG)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed