Begal Apes , Motor Hasil Rampasan Kehabisan Bensin di Jatimarto Ngadirojo

Wonogiri – Mardiyanto (61) tukang ojek warga Dusun Primbon, RT.002 /RW 009, Desa Ngadirojo Lor, Kecamatan Ngadirojo bernasib apes, pasalnya dia menjadi korban pencurian dengan kekerasan oleh penumpangnya yakni SM (40) warga Dusun Bendungan, RT 10 / RW. 03, Desa Gunting, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten di Jalan alternatif kampung Dusun Nglatung, Desa Jatimarto Kecamatan Ngadirojo, Rabu (29/1) sore.

Menurut Kasubag Humas Polres Wonogiri Iptu Suwondo mewakili Kapolres AKBP Christian Tobing,S.IK,MH,M.Si, Kamis (30/1) mengatakan korban disewa jasa ojeknya oleh pelaku dengan tujuan ke daerah Kecamatan Jatiyoso,Kabupaten Karanganyar. Korban menggunakan sepeda motor Yamaha Mio M3 dengan nomer polisi AD 5074 ABG dengan bayaran sebesar Rp 50.000.

“Sesampai di TKP pelaku meminta korban menghentikan kendaraannya, pelaku beralasan akan buang air kecil,setelah pelaku buang air kecil kemudian pelaku membekap korban dari belakang dengan menggunakan tangan kanan dan akan merampas motor korban,” jawabnya.

Suwondo menuturkan kemudian pelaku berulang kali memukul korban di bagian kepala korban dan menganiaya korban di TKP.

“Kemudian korban melawan dan terjadi perebutan kunci sepeda motor, karena kalah tenaga kunci dan motor korban berhasil dikuasai oleh pelaku dan pelaku segera menaiki motor korban dan bergegas pergi,akan tetapi korban segera mengejar pelaku dengan berlari kemudian korban berhasil menangkap pelaku dan mendorong pelaku dari atas motor korban sehingga pelaku jatuh tersungkur,” jelasnya.

“Kemudian kunci dan motor korban berhasil dikuasai korban dan segera korban meminta tolong kepada warga masyarakat sekitar TKP,” sambungnya.

Suwondo menambahkan warga akan menangkap pelaku akan tetapi warga tidak berani karena pelaku membawa sejenis senjata api, selanjutnya pelaku menghentikan sepeda motor yang melintas dan ikut sepeda motor tersebut pada saat di pertengahan jalan pelaku melihat sepeda motor Honda Vario yang kuncinya tergantung.

“Seketika pelaku minta berhenti dan mengambil sepeda motor tersebut, pada saat mengambil sepeda motor tersebut diketahui oleh warga dan dilakukan pengejaran sehubungan sepeda motor yang diambil kehabisan bensin, selanjutnya pelaku tersebut diamankan warga dan diserahkan kepada petugas,” tutupnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *