oleh

Bateng Urutan ke Tiga se Babel dalam Kasus DBD Hingga Maret

Bangka Tengah – Demam Berdarah Dengue (DBD) di Bangka Tengah (Bateng)  hingga bulan Maret tercatat sebanyak 19 orang, namun sampai saat ini belum ditemukan kasus meninggal dunia akibat DBD pada tahun 2021.

Sementara, diketahui angka kasus DBD di Bateng ini menepati nomor urut ketiga tertinggi di Bangka Belitung (Babel) setelah Kabupaten Belitung dan Kota Pangkalpinang.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah Zaitun mengatakan, untuk saat ini angka kasus DBD belum terjadi peningkatan yang begitu signifikan, Rabu (28/04/2021)

“Untuk tahun-tahun lalu, kasus DBD di Bateng sendiri naik turun, dan saat ini masih belum ada kenaikan signifikan, namun kalau temuan DBD ini memang ada beberapa, khususnya saat musim penghujan memang biasanya rawan terjadi DBD,” tutur Zaitun.

Terkait pasien DBD, Zaitun mengatakan, saat ini pihaknya pun telah melakukan penanganan di beberapa kawasan tertentu, seperti melakukan fogging atau pengasapan.

“Kasus terbaru kemarin ada dua, satu paisen biasa dan satunya lagi pasien Covid-19 yang terserang DBD, namun saat ini sudah kami tangani dan dilakukan fogging seperti di wilayah Benteng,” katanya.

Namun, ia menilai fogging bukanlah solusi pencegahan terhadap DBD. Akan tetapi, Zaitun menegaskan, yang paling utama dalam penanggulangan DBD adalah PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) melalui kegiatan 3 M, yakni menguras, menutup dan memanfaatkan kembali barang bekas.

“PSN ini sudah kami lakukan dan sosialisasikan ke masyarakat melalui gotong royong sehingga masyarakat yang ikut sebagai upaya mengajak masyarakat berpartisipasi untuk melakuan 3 M ini sehingga bisa mencegah DBD,” tuturnya.

Lebih lanjut, Zaitun pun mengimbau kepada masyaakat, untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar agar tidak terjadi tempat bersarangnya nyamuk penyebab DBD.

Baca Juga  Seleksi Pemilihan Ketua Baznas Bangka Tengah Meloloskan 9 Calon

“DBD ini memang penyakit musiman, terutama saat hujan, oleh karena itu mari bersama-sama kita jaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya. (RedG/Rizal)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed