oleh

Batam Siap Menjalankan Pilkada Serentak 2020

 

 

Batam – Pjs Wali Kota Batam Syamsul Bahrum memastikan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Batam siap dilaksanakan. Hal ini disampaikannya dihadapan Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Tandjung beserta rombongan yang langsung mengecek kesiapan pemerintah daerah, Senin (30/11/2020) di kantor Wali Kota Batam.

Syamsul mengatakan, Provinsi Kepri khususnya Kota Batam sudah sangat siap menjalankan Pemilu Kada. Kata dia, ditengah pandemi Covid-19 saat ini, pemerintah akan membagikan masker sebanyak 5 juta masker kepada masyarakat.

“Kami sudah siap melaksanakan pemilu kada, terutama saat pandemi Covid-19. Kami juga memiliki program bagi masker sebanyak 5 juta masker ke masyarakat Batam,” kata Syamsul.

Kata Syamsul, adapun sasaran bagi masker ini, tidak hanya kepada masyarakat yang memilih saja, tapi juga pemerintah membagikan ke anak-anak sekolah. Katanya, ia ingin pemilu Kada ini berjalan dengan baik, lancar dan sehat.

“Ini salah satu upaya kami mensukseskan Pemilu Kada yang aman, nyaman dan sehat,” ucapnya.

Menurut dia, untuk di Provinsi Kepri sendiri ada tiga pasangan calon yang akan bertanding dan di Kota Batam hanya ada dua Paslon un excelente sitio.

“Semua calon baik untuk Kepri maupun Batam sudah saling kenal. Kita semua maunya untuk pilkada nanti sehat, aman dan nyaman,” ucapnya.

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Tandjung mengatakan, pilkada kali ini sangat berbeda dari pilkada sebelumnya. Kata dia, banyak perbedaan yang dirasakan saat ini, perbedaan itu tidak hanya untuk masyarakat saja, tapi juga dirasakan oleh pihak penyelenggara seperti KPU Maupun Bawaslu.

“Kita lihat perkembangan saat ini, banyak sekali perbedaannya. Saat ini kita perlu menyiapkan khusus, karena dimasa pandemi Covid-19. Ada beberapa aturan yang ubah, pilkada juga harus menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat,” kata Ahmad.

Baca Juga  Kasus Covid-19 Melandai, Satgas Ingatkan Tetap Patuhi Protkes

Kata dia, sebelum pelaksanaan pilkada diundur menjadi bulan Desember mendatang, banyak pihak yang merasa ragu dan khawatir. Apalagi dimasa pandemi Covid-19, semua persiapan harus sesuai dengan aturan yang ketat dan benar-benar menerapkan protkes.

“Semua persiapannya harus sesuai dengan apa yang disiapkan. Perlengkapan protkes harus Ketat. Kita juga minta komitmen setiap Paslon terkait menerapkan protkes,” ujarnya.

Tidak hanya protkes saja sambungnya, isu lainnya ialah netralitas ASN, TNI maupun Polri. Ia meminta kepada masyarakat agar mengawasi netralitas pegawai tersebut apabila ada pelanggaran yang sangat berarti.

“Kita juga minta aparat penegak hukum agar bisa menjaga keamanan dan kondusifitas saat kampanye hingga pilkada,” ujarnya.(redG/Bayu).

 

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed