Pati – Babinsa Koramil 04/Kayen jajaran Kodim Pati Serka Slamet Riyadi bersama warga memantau sejumlah titik yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Kayen diantaranya Desa Sumbersari, Desa Kayen, Desa Slungkep, Desa Srikaton, Desa Jatiroto, Desa Talun, Desa Pasuruhan dan Trimulyo Bahkan di Desa Srikaton Dukuh Popoh Ketinggian air sudah mencapai Lutut Orang dewasa antara 30 s/d 70 cm. Senin( 28/01)
Dampak Setiap Musim Hujan tiba yang terus menerus mengguyur dari malam kemarin sampai hari ini beberapa wilayah Kecamatan Kayen ini terkena banjir dikarenakan kondisi daerah yang sedikit rendah dan apalagi daerah ini sering menjadi langganan banjir
Salah satu warga Desa Srikaton yang menjadi korban banjir bapak . Arifudin mengatakan memang sudah menjadi langganan karena saat ini gunung telah gundul, tidak ada hutan seperti dulu. Makanya daerah Kayen dalam pantauan serius karena rawan banjir terutama desa – desa yang di lewati aliran air sungai dari gunung kendeng, puncak gunung sekarang telah beralih fungsi karena menjadi lahan jagung yang ditanam warga. Tanaman tersebut tak mampu menahan air hujan, sehingga banjir lumpur tak terelakkan ketika hujan deras mengguyur belakangan ini.
Sementara itu kami mengharapkan ada solusi dari pemerintah daerah untuk daerah-daerah yang rawan banjir sehingga setiap musim hujan tiba tidak kebanjiran lagi”. Harapnya
Serka Slamet Riyadi menambahkan dari pantauan kami sebagai babinsa selalu siap membantu dan mengevakuasi warganya, dan sekarang ini jalur Kayen – Pati Turut Desa Jatiroto Juga Terendam Banjir sehingga Mengakibatkan beberapa kendaraan harus putar balik dikarenakan tidak mau kendaraan mereka mogok terkena air.
Menambahkan banjir juga mengenangi depan pintu masuk RSUD Kayen mencapai 50 s/d 100 cm, mengakibatkan sejumlah pengendara roda dua khususnya, terpaksa harus menunggu hingga banjir surut, hujan cukup deras dan angin kencang mengakibatkan putusnya jaringan PLN di Dukuh Malangan Desa. Trimulyo, diharapkan warga harus ekstra hati – hati dalam melintasi jalan apalagi malam hari,” jelas Babinsa.(nartopendimpati).

Tinggalkan Komentar