oleh

Apel Virtual Kebangsaan, Upaya Banser Jaga Persatuan

-Wonogiri-16 views

Wonogiri- Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor ) dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) menggelar Apel Kebangsaan secara virtual untuk merespon keadaan sosial politik di Indonesia akhir-akhir ini, Minggu (29/11) pukul 10.00 WIB.

Apel secara daring tersebut bertajuk Tiada Gentar Dada ke Muka, Bela Agama dan Bangsa Negeri. Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, Sekjen PP GP Ansor Abdul Rochman dan para para peserta apel. Kegitan tersebut diikuti oleh Banser dan Ansor se Jawa.

Dalam orasi kebangsaannya Yaqut Cholil Qoumas mengatakan pandemi Covid-19 membatasi ruang gerak dan aktifitas kader Banser, namun dia menyerukan Banser tidak akan menyerah dengan keadaan yang terjadi.

“Apel pada pagi hari ini memberi kekuatan dan berkah bagi kader Banser,” ujarnya.

Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan
seluruh kader Ansor dan Banser memiliki tanggung jawab kepada negara karena NKRI ikut diperjuangkan oleh para kiai dan ulama.

“Kader Banser harus menjaga kiai dari pandemi Covid19, hindari kontak fisik dengan kiai,” katanya

Kepada tokoh masyarakat, Yaqut Cholil Qoumas berharap mampu memberi contoh kepada masyarakat.

“Jika ada momen untuk menyelengarakan kegiatan, tokoh masyarakat harus memperhatikan keselamatan masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Pemerintah harus tegas menegakkan aturan terkait pandemi tidak boleh ada tawar menawar,” bebernya.

Pilkada serentak pada 9 Desember 2020, Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan terdapat 270 kabupaten kota yang akan menyelenggarakannya.

“Kader Ansor dan Banser harus mensukseskan Pilkada serentak 9 Desember 2020 dalam arti tidak boleh meninggalkan protokol kesehatan,” terangnya.

Terakhir dalam merespon dinamika sosial politik di NKRI, pihaknya bersama TNI Polri akan melawan kepada siapapun yang berniat memecah belah persatuan dan kesatuan Indonesia.

Baca Juga  Operasi Penyekatan Pemudik di Pos Nambangan oleh Regu II, Ini Dia Hasilnya

Giat tersebut juga diikuti oleh GP Ansor dan Satkorcab Banser Wonogiri, puluhan peserta mengikuti apel virtual tersebut di Balai Desa Bulukerto, Kecamatan Bulukerto.

Ketua GP Ansor Wonogiri Sri Handoko mengatakan apel kebangsaan virtual tersebut diikuti 6 propinsi yakni Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI, Banten, DIY dan Jawa Timur.

“Sesuai instruksi dari pusat kami juga melaksanakan apel kebangsaan virtual , bertempat di Kecamatan Bulukerto karena termasuk zona hijau Covid -19. Sebelumnya kami juga telah berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Wonogiri terkait pelaksanaan acara hari ini. Protokol kesehatan juga diterapkan dalam acara ini,” ujarnya.

Handoko menambahkan peserta terdiri dari Ansor sebanyak 10 orang dan Banser sebanyak 40 orang.

“Para peserta terdiri dari PAC Slogohimo, Purwantoro, Kismantoro, Puhpelem dan Bulukerto,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan Pilkada Wonogiri, 9 Desember 2020. Handoko menjelaskan sejak awal dia menjelaskan GP Ansor dan Banser Wonogiri netral.

“GP Ansor dan Banser tidak memihak salah satu paslon, semua kader bisa berpolitik namun jangan membawa nama organisasi karena bisa menimbulkan perpecahan,” tegasnya.

Sementara Ketua Satkorcab Banser Wonogiri Agus Mukriyono mengungkapkan Banser Wonogiri siap satu komando, satu barisan dalam mengamankan dan mengawal ulama-ulama Nahdlatul Ulama dan juga siap berjuang menjaga keutuhan NKRI. (RedG/Aris)

 

 

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed