oleh

Anggota Genk Motor di Jambi yang Membacok Korbannya Ditangkap Polisi

Jambi – Satu orang anggota genk motor berhasil ditangkap tim Polsek Jambi Selatan di Wilayah Legok, Danau Sipin. Selasa (12/1/2021). Pelaku atas nama Eri Liandre tersebut ditangkap lantaran membacok korban yakni Aufid Kamandani menggunakan senjata tajam, sehingga mengalami luka parah di bagian kepala.

Pada kejadian tersebut, sekitar pukul 21.00 WIB, Kamis malam (25/6/2020) korban tidak sengaja menyalip rombongan genk motor di Jalan Bajuri, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah Kota Jambi. Merasa tidak senang, rombongan genk motor tersebut langsung mengepung korban.

Sempat terjadi cekcok adu mulut, tiba-tiba pelaku dari belakang mengayunkan senjata tajam ke bagian belakang kepala korban. Keruan, kepala korban robek dan sempat mengalami kritis di rumah sakit. Kendati begitu Aufid selamat dengan 17 jahitan di kepalanya.

Kapolsek Jambi Selatan AKP Alfian mengatakan, pelaku utama dalam kejadian tersebut sebanyak dua orang. Satu orang masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Rizki.

“Pelaku (Eri) ini sempat kabur ke Batam beberapa bulan. Setelah mendapatkan informasi bahwa dia telah pulang ke Jambi langsung kami tangkap. Sedangkan Rizki saat hendak ditangkap melarikan diri menerobos pagar seng dan saat ini menjadi DPO,” ujar Alfian.

Modus para genk motor ini, menurut Alfian, berjalan keliling pada malam hari, jika berpapasan dengan orang yang mereka tidak senangi mereka langsung marah. Karena membawa senjata tajam, mereka pun langsung menyerang orang yang yang mereka tak senangi itu.

“Mereka melakukan ini sekedar untuk menaikkan derajat kelompok genk motornya,” jelasnya.

Ia menyebutkan di wilayah hukum Polsek Jambi Selatan terdapat beberapa kelompok anggota genk motor yakni Paal Merah, Bandara, Haji Kamil.

“Yang kami tangkap ini kelompok genk motor Paal Merah. Untuk genk motor Bandara dan Haji Kamil tengah kami prioritaskan untuk dilakukan penangkapan,”katanya.

Baca Juga  KAHMI Minta Usut Kekerasan Aparat Polisi di Markas HMI MPO Cabang Jakarta

Akibat perbuatannya, tambah Alfian, pelaku dijerat pasal 170 junto 351 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara. (RedG/Syah)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed