Pacitan – Pada hari ini, Senin (26/10) pukul 08:59 tepat di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur di adakan pemukulan kenthongan secara serentak oleh semua masyarakat Kabupaten Pacitan.

Gerakan pukul kenthongan, dalam masyarakat Pacitan disebut Titir ini merupakan  bentuk peringatan dini dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana serta dicanangkan pemerintah dengan surat edaran resmi.

Namun pemukulan kenthongan tersebut tidak hanya di ikuti oleh lapisan masyarakat serta unsur pemerintahan Kabupaten.

Dalam kampanye yang di lakukan oleh calon Bupati dan wakil Bupati nomor urut satu Indrata Nur Bayuaji-Gagarin Sumrambah, juga melakukan pemukulan kenthongan dan doa bersama di Desa Sekar, Kecamatan Donorojo dengan tujuan agar Kabupaten Pacitan terhindar dari berbagai macam bencana alam.

“Bismillahirrohmannirrohim, dengan memukul kenthongan selama satu menit ini, semoga kita semuanya masyarakat Pacitan terhindar dari berbagai macam bencana alam maupun non alam mudah-mudahan kita semua selalu dalam perlindungan dari Allah SWT,” kata Aji saat orasi didepan masyarakat, Seni (26/10/2020) .

Aji, mengatakan bahwa bencana alam merupakan ke hendak dari Tuhan Yang Maha Kuasa, Sang Pencipta Jagad Raya ini, tapi sebagai manusia senantiasa hanya bisa berikhtiar, berdoa dan untuk selalu menjaga keseimbangan alam agar terhindar dari segala bentuk ancaman bencana.

“Pukul kenthongan ini hanya sebagai sarana sabbabiyah, dan kita harus terus berusaha menjaga alam dan lingkungan kita serta selalu berdo’a untuk keselamatan masyarakat Kabupaten Pacitan dari ancaman bencana alam maupun bencana yang lain,” jelas Aji.

Aji, hanya berharap agar dengan Doa bersama ini masyarakat Pacitan selalu dalam lindungan Allah SWT dan terhindar dari berbagai macam bencana dan wabah corona segera sirna. (RedG/Apri).

Tinggalkan Komentar