oleh

Agen BPNT Yang Dicopot, Didampingi Pengacara

Pemalang – setelah badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Kabupaten pemalang menyatakan “Tidak Terpenuhi Unsur -Unsur Pelanggaran” pada unggahan yang viral di media sosial dugaan penggunaan bantuan pemerintah non tunai (BPNT) oleh salah satu warga masyarakat, pengacara dari Kantor Pengacara & Konsultan Hukum Kulpa  yang  beralamat kantor di jl. Sulawesi Pemalang mendampingi Endah.

Viralnya video tersebut mengakibatkan dinas sosial mencabut hak keagenan terhadap Endah Rosa, agen penyalur BPNT( Bantuan Pangan Non Tunai) di desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan.

Pengacara dari Kulpa, Ahmad Hanif SH.  selaku  pengacara Endah mengungkapkan apresiasi  atas kerja profesionalnya kepada Bawaslu, kepolisian dan kejaksaan yang bergabung dalam  penegak hukum terpadu (gakkumdu), Selasa (1/12)

Selain itu Hanif juga meminta semua pihak untuk menghentikan opini terkait dengan bantuan BPTN tersebut yang terkesan sangat politisir.

“Kami akan mempertimbangkan upaya hukum atau langkah hukum yang diperlukan” kata Hanif.

Hanif akan mendampingi Endah sampai hak-hak Endah dapat dipulihkan lagi. (RedG/SWE).

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed