oleh

33 Sumur Sawah di Boyolali Pakai Listrik PLN

Boyolali – Perhatian pada lumbung padi dilakukan oleh PLN UP3 Klaten melalui PLN ULP Boyolali. Sebanyak 33 sumur sawah yang terletak di Desa Jagoan telah berhasil dilistriki dengan total daya 126.400 VA.

Sinergi Program Electrifying Agriculture antara PLN UID Jateng & DIY dengan Pemkab Boyolali mempermudah petani dalam mendapatkan suplai air untuk kebutuhan sawah

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jateng & D.I. Yogyakarta, M Irwansyah Putra mengatakan sebelumnya para petani memakai Genset diesel dan sebagian memang menggunakan sistem pengairan tadah hujan, Dengan listrik PLN, kami harapkan dapat menjadi solusi yang lebih efektif dan efisien kepada para petani

“Dengan masuknya listrik,harapannya produktivitas akan semakin baik, biaya operasional semakin murah dan ramah lingkungan serta tentunya tidak ada polusi udara, dan tentunya berproduksi sepanjang tahun” ungkapnya saat berbincang dengan petani setempat.

Manager PLN UP3 Klaten, Elpis J. Sinambela mengatakan program ini membantu untuk mengalirkan listrik sampai ke area pertanian dan peternakan. Sebanyak 33 sumur mendapat aliran listrik untuk memudahkan pasokan air ke sawah petani.

“Harapannya listrik ini pendorong perekonomian masyarakat. Tak hanya untuk penerangan tapi juga meningkatkan perekonomian dengan melistriki sumur sawah dan peternakan bahkan untuk UMKM,”

Sementara itu, Ketua Paguyuban Kelompok Tani Desa Jagoan Pardi, mengatakan penggunaan listrik untuk membantu pengaliran air dari sumur dalam memberikan kemudahan.

“Setelah ada sumur bisa tanam padi dua kali dan palawija. Penggunaan listrik juga lebih ringan. Kalau bensin satu jam habis 1,5 liter, kalau energi listrik paling Rp 2000 – 3000 perjam. Selisihnya bisa 12 ribu perjam,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Bambang Jiyanto mengatakan air menjadi kebutuhan pokok bagi petani.

Baca Juga  Kementerian Hukum dan HAM RI Membuka Pendaftaran CPNS Tahun 2021

“Ini bukti PLN bisa membagi keuntungan, karena menyambung jaringan panjang. Saya harap kemitraan ini dikembangkan di daerah lain.” terangnya.(RedG/R)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed