oleh

Kembali Menggunung, Sampah Liar Diangkut DLH

Comal – Keluhan warga kelurahan Purwoharjo kecamatan Comal kabupaten Pemalang , mendapat respon cepat dari Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Pemalang. Hal tersebut berkaitan dengan menumpuknya sampah di saluran air di depan Tempat Pemakaman Umum (TPU) kelurahan Purwoharjo.

Pada Jumat, 28/02/2020 Dinas LH kabupaten Pemalang langsung mengerahkan 2 unit mobil sampah untuk mengangkut Sampah-sampah yang sudah menumpuk dan mengganggu pemandangan tersebut.

Dipimpin Kepala Unit Kebersihan dan Persampahan DLH Kabupaten Pemalang Slamet Sugisto, petugas pengangkut sampah langsung bergerak mrmbersihkan sampah yang berada di depan makam dan diangkut untuk kemudian di bawa ke TPS.
Slamet Sugisto juga mengungkapkan bahwa pihaknya belum menerapkan sanksi hukum walaupun perda sudah diterapkan.

“Bersama Instansi, stake holder ataupun pegiat lingkungan, komunitas yang sudah sering bekerja sama dengan kami lebih menekankan sosialisasi bagaimana pentingnya kebersihan dan kesehatan di lingkungan kita,” jelasnya (Jumat, 28/02/2020).

Sementara ketua karang taruna Mustika kelurahan Purwoharjo, kecamatan Comal, Irwan Syafi’i menghimbau kepada warga kelurahan Purwoharjo khususnya atau siapapun untuk tidak membuang sampah disembarang tempat dan menjaga kebersihan serta keindahan lingkungan.

Dketahui bersama bahwa di depan TPU kelurahan Purwoharjo, tepatnya jalan raya pantura Comal, masyarakat menjadikannya sebagai tempat pembuangan sampah liar. Mereka dengan enaknya, sembari melewati tempat tersebut membuang sampah. Mereka tidak menyadari jika yang dijadikan sebagai tempat sampah tersebut adalah saluran buangan, yan lama kelamaan mampet tersumbat, dan mengakibatkan banjir bila musim penghujan tiba.

Beberapa warga yang ikut membantu petugas kebersihan mengungkapkan bahwa banyak sekali orang yang lewat di tempat tersebut sambil membuang sampah.

“Banyak mas. Sampah rumah tangga, komveksinan bahkan sampah warung dan rumah makan juga banyak yang dibuang disini,” tuturnya tanpa mau menyebut nama.

Baca Juga  H Sutarman Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Belik

menurut pantauan g-news.id, banyak sampah industri termasuk sampah sisa makanan atau dari warung makan pinggir jalan.

Tarto Budiarto salah satu aktivis pegiat lingkungan di kabupaten Pemalang mengingatkan bahwa aksi pembersihan sampah tersebut harus dibarengi dengan tindakan moral yang yang bisa membuat orang malu dan jera untuk membuang sampah sembarangan.

“Sangsi moral yang kita tingkatkan mas, mudah-mudahan masyarat bisa menjadi sadar akan kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Tarto.

Aksi kebersihan sampah tersebut juga melibatkan beberapa komunitas yang tergabung dalam “Comal Unity”, RPK jateng dan pegiat lingkungan lainnya. (redG)

Komentar

Tinggalkan Komentar

News Feed