Pacitan-Kejaksaan Negeri Pacitan, Jawa Timur sudah memeriksa 20 dari 23 orang saksi terkait kasus korupsi perijinan PT.Gemilang Limpah internusa (GLI).20 orang yang sudah di periksa oleh Kejaksaan Negeri Pacitan tersebut saat ini baru tahap sebagai saksi,di mana.Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) perijinan tersebut menyebabkan kerugian negara berjumlah milyaran rupiah.

Pemeriksaan tersebut juga melibatkan 6 orang dari jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Pacitan dan juga beberapa pemangku wilayah di wilayah tambang tembaga tersebut bahkan salah satu orang dari 6 tersebut merupakan orang yang punya jabatan tinggi di jajaran Pemerintah Kabupaten.

Namun berkat kerja keras Kejaksaan Negeri hingga membuahkan hasil manis, maka saat ini pihak kejaksaan sudah berhasil menyita dokumen asli perijinan terkait penambangan PT.GLI, karena selama ini, kata Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Pacitan. Mirzantio Erdinanda dimana sebelumnya pihaknya hanya memiliki dokumen perijinan dalam bentuk foto copy.

“Ya kita sudah berhasil menyita dokumen perijinan asli yang tahun 2007 sampai dengan 2010, karena sebelumnya kita hanya mendapatkan dokumen perijinan foto copy,” katanya Kamis,17/9/2020.

Tio, sapaan akrab Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Pacitan menjelaskan, bahwa dulu waktu dalam penyelidikan pihaknya hanya mendapatkan yang foto copy dan untuk mempercepat penyidikan pihaknya membutuhkan yang asli.

“Boleh yang foto copy tapi foto copy asli, karena kemarin prediksi kita yang asli itu hilang karena dengan adanya bencana alam banjir tahun 2017 silam dan alhamdulillah sekarang kita sudah memiliki yang asli,” jelasnya.(red)

Tinggalkan Balasan