Semarang – Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI) menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, melaporkan kegiatan bagi-bagi masker.

Di ruang kerja, Ganjar mengatakan meminta tidak hanya membagikan masker saja melainkan diutamakan edukasi.

“Menurut jenengan sekarang, masyarakat pada punya masker apa nggak?” tanya Ganjar kepada Ketua Prima DMI Jateng, Ahsan Fauzi di ruang kerjanya, Senin (14-9-2020).

Pertanyaan tersebut diluncurkan Ganjar setelah mendengar paparan dari Prima DMI Jateng soal kegiatan bagi-bagi masker dan kegiatan lainnya dalam upaya penanganan COVID-19.

Setelah itu, Ganjar memberikan apresiasi aksi yang dilakukan para remaja masjid tersebut.

Namun, kata Ganjar, bagi-bagi masker saja tidak cukup dan harus ditambah dengan edukasi.

“Mbagi gampang, tapi pasti dipakai apa nggak? Biar kegiatannya nggak bagi-bagi tok, yang penting lebih kepada edukasi!,” tutur Ganjar diamini rombongan Prima DMI yang kompak datang berkemeja putih itu.

Tak sampai di situ, Gubernur berambut putih itu juga menyampaikan, beberapa usulan kaitannya dengan permasalahan yang disampaikan oleh Prima DMI yakni kurang perhatiannya kepala daerah pada masjid.

“Prima DMI Jateng ini bisa membuat program, Jogo Masjid. Kegiatannya apa? Memastikan protokol kesehatan dijalankan, ngepel masjid minimal sehari dua kali, jogo masjid itu bisa sampeyan (red-kalian) populerkan, programnya Prima DMI. Dibuat vlog, didokumentasikan, Prima DMI jadi menghidupkan itu,” ucap Ganjar.

Sementara itu, Ketua Prima DMI Jateng Ahsan Fauzi langsung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membuat vlog bersama dengan Ganjar. Dalam video, dirinya mengajak para masyarakat untuk menggunakan masker

“Kami Prima DMI Jateng bersama Gubernur Jateng pak Ganjar Pranowo, mengajak masyarakat bantu cegah penyebaran COVID-19 dengan selalu menggunakan masker dalam setiap aktivitas,” ucap Ahsan. (red/Dicky Tifani Badi)

Tinggalkan Balasan