Pemalang – Gegap gepita suara gemuruh para pendukung Iskandar Ali Syahbana dan Ahmad Agus Wardana terdengar riuh rendah. Pekikak semangat keluar dari para pendukung Bissa, bissa, bissa.

Hal ini terlihat agak kontras ketika Iskandar melakukan orasi politiknya di Deklarasi Pemenang IS-AWE dihalaman DPC PKB, sabtu (5/9). Iskandar seperti terdiam ketika menyebutkan peran orangtua dalam pencalonan ini.

Bagaimana pun restu orang tua harus di pegang dahulu sebelum mendapat restu partai dalam rekomendasinya. Ketika meminta restu orang tua sebelum berangkat ke KPU, Iskandar sungkem dan cium tangan kepada ayah ibunya. Demikian pula Agus Wardana juga meminta restu ibunya sebelum bersama-sama menuju KPU.

Suasana haru dengan pekikak Allahu Akbar terlihat sekali, kedua Paslon sempat menitikkan air mata ketika sungkem kepada orangtua yang sudah mengasuh dan membimbing menuju memenangkan yang diharapkan bagi Paslon tersebut. Demikian juga terlihat dikedua orang tua Iskandar, rasa haru campur bangga menghinggapi keduanya.

Tidak disangka-sangka ketika Iskandar selesai sungkem, ayahnya mengangkat anaknya seperti menggendong anak kecil. Ini merupakan simbol bahwa orang tua Iskandar benar-benar mendukung pencalonannya.

Pekikan takbir dan sholawat mengiringi keberangkatan Paslon, yang naik andong menuju kantor KPU Kabupaten Pemalang. (RedG).

Tinggalkan Balasan