Wonogiri – Pasangan calon penantang petahana Joko Sutopo-Setyo Sukarno yang akrab dengan akronim Josss mendaftar di KPU Wonogiri hari kedua, Sabtu (5/9/2020).

Paslon tersebut adalah Hartanto-Joko Purnomo atau akrab dengan akronim Harjo.

Paslon Harjo datang ke Kantor KPU Wonogiri bersama tiga partai pengusung yakni Partai Gerindra, PKS, PKB dan tujuh partai pendukung yang tidak memperoleh kursi di DPRD Kabupaten Wonogiri yang terdiri dari partai Hanura, Nasdem, Demokrat, Perindo, Garuda, PBB dan Partai Berkarya.

Tim Paslon Harjo tiba di Kantor KPU Wonogiri sekitar pukul 14.15 WIB, mereka disambut jajaran komisioner KPU yang diketuai Toto Sihsetyo Adi. Setelah melalui serangkaian penelitian dokumen, pendaftaran Paslon Harjo diterima dan bisa menjadi Bakal calon bupati wakil bupati Wonogiri.

Hartanto menegaskan tidak akan mengantarjemput perantauan yang masih ber-KTP Kabupaten Wonogiri untuk datang ke Kota Gaplek guna memberikan suaranya. Meski pria kelahiran Kecamatan Slogohimo tersebut sadar ada sekitar 30 persen warga Kota Sukses yang merantau di luar daerah.

Hartanto menuturkan dalam masa pandemi adalah alasan mengapa pihaknya tidak melakukan hal tersebut.

“Namun jika ada kesadaran warga untuk memberikan suara pada Pilkada 9 Desember 2020 nanti kami akan sangat mengapresiasinya,” ujarnya.

Terkait target kemenangan, Hartanto mematok angka 60 persen. Angka itu akan diperoleh salah satunya melalui berkampanye dengan tidak akan mengumpulkan massa.

Sebagai informasi Calon Bupati Wonogiri, Hartanto merupakan pensiunan polisi dengan pangkat terakhir AKBP. Saat ini Hartanto aktif sebagai tokoh agama, sementara calon Wakil Bupati Wonogiri, Joko Purnomo adalah Ketua KPU Jateng periode 2014-2019 dan Ketua KPU Wonogiri dua periode 2004-2014.(*)

Tinggalkan Balasan