Solo-Kegiatan Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) Tahun 2020 yang diselengarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kegiatan kompetisi tersebut dimaksudkan untuk mendorong terciptanya inovasi dan kreativitas mahasiswa di bidang teknologi digital serta membangun softskill dengan baik. Pada pelaksanaan tahun ini, berdasarkan situasi pandemic COVID-19 di Indonesia, serta hasil pembahasan dengan tim pakar maka kegiatan Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) dilaksanakan secara daring.

Tim Misty Rose dari mahasiswa Prodi DKV FSRD ISI Surakarta lolos di babak final LIDM (Lomba Inovasi Digital Mahasiswa) Kemendikbud 2020, dimana dalam babak final yang terdiri dari 20 (dua puluh) finalis ini, satu-satunya tim wakil dari ISI Surakarta pada mata lomba Divisi III – Kreasi Video Digital Sustainable Development Goals (SDGs) dengan anggota tim yaitu Naila Mazidah dan Rafika Ulfah Rahmaningtyas (angkatan 2018) ini menampilkan karya kreasi video digital yang mengangkat tema mengenai pendidikan di masa pandemi.

Cabang lomba di Divisi III : Kreasi Video Digital Sustainable Development Goals (SDGs), yang berupa kreasi video digital SDGs untuk membangun ketahanan masyarakat dalam menghadapi pandemi dan memasuki era tatanan kehidupan baru pasca pandemi.

Video yang berdurasi sekitar 3.16 menit yang menampilkan pandemi Covid-19 yang melanda dunia tak terkecuali Indonesia membuat seluruh tatanan kehidupan berubah. Semua orang kini khawatir akan kehidupannya. Bahkan, dampak dari pandemi sangat dirasakan dalam bidang pendidikan. Kegiatan belajar mengajar yang dilakukan secara daring menimbulkan banyak tantangan yang dihadapi oleh para siswa. Namun, dengan adanya pandemi ini kita tetap harus berprestasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia sesuai dengan SDGs No.4, dan juga tetap menjaga kesehatan agar terhindar dari Covid-19.

Melalui video baik syuting maupun proses selanjutnya yang dikerjakan secara terpisah dan berbeda lokasi dikarenakan anggota tim masih dalam WFH (Work From Home) ini dengan tahap editing Adobe Premiere Pro menyuguhkan tujuan dari karya video ini sebagai media mensosialisasikan pentingnya semangat belajar untuk meningkatkan prestasi ditengah pandemi walaupun banyak kendala yang dihadapi.

Rendya Adi Kurniawan, M.Sn sebagai dosen pembimbing, Jumat (4/9) menjelaskan bahwa karya video pembelajaran ini bahwa dalam kondisi pandemi, mahasiswa mampu berkarya dan menampilkan karya yang maksimal walau dalam kondisi yang tidak menguntungkan dan banyak kendala di lapangan akibat dampak pandemi ini.

“Namun semangat untuk menghasilkan karya terbaik serta mampu bersaing dengan karya video dari finalis lainya sebagai wakil dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia,” ujarnya.(red)

Tinggalkan Balasan