Solo – Drs. Suhadi, SH, S.Pd, M.Pd, MM, M.AP (Guru Senior, Praktisi Dunia Jasa, Kewirausahaan, dan Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al – Hadi Utomo, Pimpinan Pondok Pesantren Ar – Royan, Pengkok, Kedawung, Mantan Kepala SMK Kosgoro 1 Sragen, Jawa Tengah mengajak masyarakat mengambil hikmah di balik Pandemi Virus Corona ini.

Dia, Kamis (3/9) mengatakan dilihat dari sudut pandang manapun, teknologi jaman dulu dan sekarang ini apalagi dari sudut religiusitas/agama apapun, terkhusus Islam bahwa senua yang peristiwa atau lelakon yang menimpa manusia di muka bumi, baik ringan, sedang, berat adalah berasal dari Allah.

“Demikian sebaliknya, semua kesukaan, senang dan gembira, di dalamnya harta yang kurang, cukup, dan melimpah ruah, itu juga adalah peran serta dan atas kuasa Tuhan. Jika dipadukan maka kedua hal tersebut adalah ujian dari Allah. Tinggal apakah kita sadar atau tidak, karena kita juga hidup dalam dua alam yaitu roh gelap dan roh terang,” ujarnya.

Dikatakannya, kita selalu ingat akan apa yang terjadi, menimpa pada diri kita,disini jita tetap ingat akan firman Allah dalam kitab suci, maka kita akan waspada, bercermin, serta berhati hati.

“Kemudian, bilamana keadaan yang demikian, kita justru tidak waspada, dan malah menghujad, bahwa apa yang terjadi ini karena buatan manusia di negeri seberang sana agar sesama kita binasa. Hal inilah yang membutakan mata iman kita.Ingatlah bahwa hidup kita hanya sementara, suka dan duka itupun juga milik Allah. Bukankah sejak langit dan bumi diciptakan dengan segala isinya, termasuk manusia, semua telah diatur oleh Allah secara sistemik akan otomatis,” bebernya.

Lebih lanjut dikatakannya, segala sesuatu akan kita dapatkan, manakala kita mau bekerja keras. Soal nasib, kaya miskin itu atas kehendak Allah. Ini jaman sudan tua, tugas kita mendekat kepadaNya,sebab kita tidak tahu kapan dunia berakhir, dan kapan nafas kita dicabut oleh Sang Pemilik. Perlu diketahui bahwa pondok kami juga sudah dilengkapi debgan teknologi digital kekinian. (Ris/r)

Tinggalkan Balasan