Surakarta- Dalam masa pandemi Covid-19 semua siswa tidak bersekolah seperti biasa sehingga cara belajar menyesuaikan dengan daring atau lewat internet. Namun tidak semua siswa mampu membeli gawai atau gadget (smartphone).

Hal tersebut memdorong Pemerintah Kota Surakarta untuk membantu memberikan gawai pintar bagi siswa dari keluarga tidak mampu.

Wali Kota Surakarta, FX. Hadi Rudyatmo didampingi Wakil Wali Kota, Dr. Ahmad Purnomo, Apt dan Sekda Surakarta Ir. Ahyani, MA, Minggu (30/8) secara simbolis memberikan bantuan smartphone pada 100 siswa kurang mampu di sela-sela Peluncuran Program Dalan Slamet (Dolanan Lalu Lintas Lan Sinau Keselamatan lan Ketertiban), sebuah pembelajaran lalu lintas bagi anak Sekolah Dasar dengan permainan interaktif.

Wali Kota berharap bantuan tersebut hanya digunakan sebagai sarana pendukung belajar siswa yang kurang mampu sehingga tidak ketinggalan dalam pembelajaran secara daring.

“Anak-anakku sekalian, gunakanlah HP hanya untuk belajar dan jangan gunakan untuk chating atau hal yang tidak bermanfaat. Gunakankan HP untuk mendukung belajar kalian,” kata Wali Kota.

Lebih jauh, Walikota Rudyatmo meminta supaya para siswa penerima bantuan untuk selalu bersyukur pada Tuhan dan suka berbuat baik pada sesama dengan tidak memandang suku, agama, ras dan golongan.

Bantuan gawai untuk mendukung belajar secara daring tersebut merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah pihak yang peduli pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kota Surakarta.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Etty Retnowati, SH, MH menjelaskan bantuan gawai sebanyak 1500 buah ditargetkan sampai bulan Oktober sudah rampung.

“1500 smartphone yang diberikan untuk siswa dari 27 sekolah negeri dan 49 sekolah swasta se-Surakarta. Penyalurannya terlebih dulu dirangking yang paling membutuhkan. Selain itu juga ada bantuan kuota internet sebanyak 45 GB,” tuturnya.(sumber PDI Perjuangan)

Tinggalkan Balasan