Solo-Kegiatan Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) Tahun 2020 yang diselengarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Kegiatan kompetisi tersebut dimaksudkan untuk mendorong terciptanya inovasi dan kreativitas mahasiswa di bidang teknologi digital serta membangun softskill dengan baik.

Pada pelaksanaan tahun ini, berdasarkan situasi pandemic COVID-19 di Indonesia, serta hasil pembahasan dengan tim pakar maka kegiatan Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) dilaksanakan secara daring.

Basnendar Herry Prilosadoso, S,Sn., M.Ds, Sabtu (29/8) mengatakan karya mahasiswa ini dengan mengangkat kondisi pada tahun 2020 menjadi tahun yang cukup berat bagi semua orang, pasalnya dengan adanya Corona virus membuat banyak orang tidak bisa beraktivitas seperti biasanya, oleh karenanya banyak orang dituntut untuk menemukan cara baru untuk bekerja.

“Dengan diterapkannya new normal ini banyak sekali orang yang akhirnya dapat kembali melaksanakan kegiatannya untuk bekerja baik itu wanita maupun pria memiliki andil dan peran yang sama untuk saling menjaga agar mampu mempertahankan ketahanan keluarga melawan Corona, gender bukanlah hal yang cukup penting untuk dipertimbangkan karena setiap orang memiliki peran yang sama untuk saling menjaga satu sama lain, terkadang wanita dipandang tidak setara dengan pria dan dianggap sebelah mata namun hal itu tentunya sangatlah salah,karena baik wanita dan pria memiliki peran yang sama untuk menjaga satu sama lainnya. Siapapun kita, bersama jaga keamanan dan kenyamanan bersama,” bebernya.

Dia menambahkan Karya yang berjudul New Way Of Working ini lolos ke babak final pada lomba Divisi IV : Kreasi Poster Digital Penghormatan Gender Poster digital untuk peningkatan peran gender dalam ketahanan keluarga dan masyarakat untuk menghadapi pandemi dan kesiapan memasuki era tatanan kehidupan baru pasca-pandemi dengan branggotakan 3 (tiga) mahasiswa yaitu Wahyu Ahmat Saifudin, Zhaelyn Setyapuri Marcha, dan Agung Dewa Cendana Feoh yang kesemuanya dari mahasiswa Prodi DKV FSRD ISI Surakarta angkatan 2018, mencoba mengangkat tema gender dalam kompetisi LIDM (Lomba Inovasi Digital Mahasiswa) Kemendikbud Tahun 2020. Karya ini lolos babak final dan akan bersaing dengan 20 finalis lainnya dari perguruan tinggi seluruh Indonesia.

Dibawah bimbingan dosen yaitu Basnendar Herry Prilosadoso, S,Sn., M.Ds, karya desain poster dengan nama kelompok New Nakama ini yang memperlihatkan visualisasi simbol kaki wanita dan pria untuk menampilkan representasi dari kesetaraan walau berbeda cara dalam mencegah dan menanggulangi wabah pandemi Covid-19 ini. Selain aspek karya, dan presentasi, faktor lainnya juga memperhitung aspek pilihan penonton karya lewat medsos Instagram dengan link https://www.instagram.com/p/CDl49TIpLqD/?utm_source=ig_web_copy_link. Pembaca medsos tersebut bisa melihat, dan share serta like agar karya ini bisa meraih pemilih suara terbanyak.

“Melalui desain poster ini, masyarakat untuk tidak membedakaan jenis kelamin dalam menghadapi virus ini, namun sebaliknya semangat gotong royong dan saling bahu membahu oleh semua elemen masyarakat diperlukan oleh bangsa Indonesia menanggulangi dan agar wabah ini segera berakhir,” tutupnya.(red)

Tinggalkan Balasan